oleh

Chandra Dorong UMKM Pati Tembus Pasar Internasional, Kemasan dan Digitalisasi Jadi Kunci

Cakranusantara.net, Pati || Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Pati meningkatkan kualitas kemasan produk serta memaksimalkan pemasaran digital. Langkah tersebut dinilai penting agar produk lokal tidak hanya bersaing di pasar domestik, tetapi juga mampu menembus pasar internasional.

Pesan itu disampaikan Chandra saat membuka Pasar Lokalan Festival 2026 di Halaman Stadion Joyokusumo, Sabtu (31/10/2026). Menurutnya, produk berkualitas harus didukung strategi promosi yang tepat agar semakin dikenal dan diminati konsumen.

“Ini tergantung dari packaging-nya, tergantung dari bagaimana caranya kita mempromosikan produk kita,” ujar Chandra.

Ia mencontohkan sebuah pabrik cokelat di Malaysia yang mampu menjadi daya tarik wisatawan mancanegara, meskipun tempat usahanya hanya berupa toko kecil. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari pengemasan produk dan strategi promosi digital yang efektif.

Chandra meminta pelaku UMKM di Pati mulai memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), untuk mendukung promosi dan memperluas jangkauan pasar.

Selain pemasaran, persoalan permodalan juga menjadi perhatian Pemkab Pati. Chandra mengaku telah berdiskusi dengan sejumlah perbankan untuk membuka peluang akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp100 juta tanpa agunan bagi pelaku UMKM.

Namun, ia mengingatkan pentingnya tertib administrasi dan pembukuan keuangan sebagai salah satu pertimbangan perbankan dalam menyalurkan pembiayaan.

“Namun, pembukuan keuangan harus bagus. Kalau administrasi dan pencatatan keuangannya tertata, ketika bank melihat buku keuangan UMKM, mereka bisa lebih mudah memberikan pembiayaan,” tegasnya.

Untuk merealisasikan hal tersebut, Chandra meminta Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan. Pembinaan tidak hanya menyangkut pengembangan produk, tetapi juga tata kelola usaha, pencatatan keuangan, hingga kemudahan akses permodalan.

Ia juga mengusulkan adanya program studi banding bagi pelaku UMKM ke daerah lain. Melalui kegiatan itu, mereka diharapkan bisa belajar langsung mengenai strategi pemasaran dan pengelolaan usaha dari pelaku UMKM yang telah berhasil berkembang.

“UMKM harus terus kita dukung. Kalau UMKM mandiri dan hebat, dampak ekonominya bagi Kabupaten Pati juga akan hebat,” ungkapnya.

Dari sisi pemasaran, Chandra mengungkapkan sejumlah produk UMKM Pati telah berhasil menembus pasar ekspor, di antaranya China, Korea, dan Hongkong. Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi pelaku usaha lainnya untuk meningkatkan standar produk dan berani memperluas pasar hingga ke luar negeri.

Pengembangan UMKM, lanjutnya, juga perlu berjalan beriringan dengan sektor pariwisata. Kebijakan mendorong siswa melaksanakan kegiatan wisata di wilayah Pati dinilai dapat membuka peluang tumbuhnya destinasi wisata lokal sekaligus menggerakkan usaha masyarakat di sekitarnya.

Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, produk UMKM di sekitar destinasi wisata diharapkan memperoleh pasar baru.

Chandra juga menyampaikan rencana dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Bank BRI berupa bantuan gerobak bagi pelaku UMKM. Penyalurannya akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan melibatkan anggota DPRD serta Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati.

Ia menegaskan, Pemkab Pati berkomitmen melanjutkan penyelenggaraan festival UMKM sebagai sarana promosi produk lokal sekaligus mendorong perputaran ekonomi daerah.

“Dengan kemandirian UMKM, kita berharap perekonomian daerah semakin kuat. Dan semoga kegiatan ini berjalan lancar dan UMKM Pati semakin sukses serta jaya,” ujarnya.

Pasar Lokalan Festival 2026 diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati. Kegiatan tersebut melibatkan pelaku UMKM lokal, nasabah dan binaan PNM, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan itu Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Pati, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pati.