Pati – Cakranusantara.net | Masalah Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Bus Karyawan Pabrik Kacang Garuda dengan Grandmax di jalan Pati – Tayu turut Desa Bumiayu, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati di sekitaran SMK Tunas Harapan Pati itu kesalahan pihak ketiga, Kamis (22/3/2024).
Sebelumnya, Mohamad salah satu warga Desa Bumiayu mengatakan, bahwa di Desanya telah terjadi kecelakaan Kendaraan Bermotor (Kbm) Bus antar jemput karyawan dari pabrik kacang garuda, disinyalir karena terot setirnya Cepol.
“Waktu kejadian, Bus itu masih mengangkut karyawan yang sedang pulang, karena telah ganti sift. Namun tidak ada korban jiwa, hanya mengalami luka ringan,” kata Mohamad.
Baca Juga : Bus Karyawan Pabrik Kacang Garuda Oleng, Tabrak Mobil Granmax
Haryanto, human capital (humas), membenarkan kejadian itu, dan pasca kecelakaan memang masih mengangkut karyawan yang sedang pulang dari bekerja karena ganti shift. Sesuai informasi warga, bersyukur semua selamat, karena posisi kendaraan tidak melaju kencang.
“Masalah trauma sih enggak, karena besoknya mereka sudah kembali bekerja seperti biasa. Saat disinggung masalah kerugian yang dialami, mengaku belum bisa konfirmasi, karena itu menjadi tanggung jawab yang bersangkutan yakni pihak ketiga,” jawab Haryanto.
Kejadian kemarin, bisa dijadikan sebagai evaluasi bagi kami, masalah kejelekan (bus) itu oleh pihak ketiga, kita adakan kerjasama disana. Sehingga, berdasarkan kontrak yang ada itu semua ada kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi oleh pihak ketiga.
“Mungkin harus menjadi evaluasi kedepan, seharusnya mereka meningkatkan mutu Armada. Supaya tidak lagi terjadi hal yang serupa. Haryanto juga mengaku, jika kemarin juga sudah ada beberapa Armada yang tidak digunakan, dan mereka harus mengganti baru, sesuai dengan standar kontrak kerja yang dipersyaratkan pihak Garuda,” tandasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, tim awak media belum konfirmasi ke pihak terkait lainnya, termasuk ke pihak ketiga (penyedia jasa angkut/ Armada). (Rohman)
Komentar