Laka Jalan Luwang – Dukuhseti, Kapolsek Tayu : Begini Kronologinya

Pati – Cakranusantara.net | Kecelakaan beruntun diduga ugal-ugalan ternyata warga Desa Tegalombo, Kecamatan Dukuhseti Pati. Laka tersebut libatkan sejumlah mobil dan Motor turut jalan umum Tayu–Dukuhseti turut Desa Luwang Kec. Tayu, Sabtu (25/5/2024) sore, sekira pukul 17.15 WIB.

Kapolsek Tayu, Iptu Aris Pristianto membenarkan kejadian tersebut, jika memang telah terjadi kecelakaan dengan melibatkan kendaraan bermotor (Kbm) Toyota Avanza bernopol K-1957-KG, Honda PCX bernopol H-4878-OH, Ford Ranger Pick Up bernopol S-180-YZ, dan Suzuki Escudo bernopol K-1328-NG.

“Tidak ada korban jiwa, mereka mengalami luka ringan ada sebanyak empat orang. Dengan Identitas Pengemudi Kbm Toyota Avanza, Ignatius Laksana Saputra warga Desa Tegalombo, Kecamatan Dukuhseti,” terangnya.

Kemudian, pengendara Spm Honda PCX bernama Muh Ariful Isnan, warga Desa Pondowan, Kecamatan Tayu. Dengan membonceng Lalitaus Saadah, warga Desa Pondowan, Tayu, keduanya mengalami kondisi cidera kepala sedang, lecet punggung, lalu dirawat di RS KSH Tayu. Dan Pengemudi Kbm Ford Ranger Moh Sugeng Setyono, warga Desa Sidomukti, Margoyoso.

“Untuk pengemudi Kbm Suzuki Escudo Imam Ghozali, warga Desa/ Kecamatan Wedarijaksa (anggota Polri) mengalami luka Robek kepala bagian belakang, dan patah tangan kiri. Dengan penumpang Ratnawati Kendari, warga Desa/ Kecamatan Wedarijaksa menderita luka memar bahu dan tangan sebelah kanan, keduanya dirawat di RSUD Soewondo Pati,” imbuhnya.

Adapun kronologis kejadian, Kbm Toyota Avanza berjalan dari selatan kearah utara, sedangkan Spm Honda PCX berjalan searah didepannya, yang dari arah berlawanan melaju Kbm Ford Ranger searah dibelakangnya Suzuki Escudo.

“Sesampai ditempat kejadian Spm Honda PCX memperlambat lajunya, karena jarak sudah dekat sehingga tertabrak Toyota Avanza. Kemudian oleng kekanan dan menabrak Ford Ranger, lalu menabrak Suzuki Escudo, akibat kejadian tersebut ada beberapa orang yang mengalami luka-luka,” ujarnya.

Saat disinggung soal pengemudi mobil Toyota Avanza yang diduga ugal-ugalan menjawab, sebenarnya avanza ya melaju kencang, tapi masih wajar.

“Karena motor pcx di depannya ngerem agak mendadak, sebab jalan agak rusak. Sehingga mobil avanza tidak bisa mengendalikan setir. Akhirnya nyerempet pcx, lalu banting setir ke kanan, sehingga menabrak Kbm dari arah yang berlawanan,” jawabnya. Rohman

Baca Juga Berita Sebelumnya : Ugal-ugalan, Hindari Jalan Berlobang Sebabkan Tabrakan Beruntun di Luwang Tayu

Tabrakan Beruntun di Jalan Pantura Pati-Kudus Timur Pabrik Kacang Dua Kelinci, Begini Kronologinya

Pati – Cakranusantara.net | Tabrakan beruntun libatkan sejumlah Kendaraan Bermotor (Kbm) di jalan Pantura Pati-Kudus area timur Pabrik Kacang Dua Kelinci, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, diduga karena  kurang konsentrasi, Selasa (30/4/2024).

IPDA Apri Hermawan, S.H., M.H, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Pati saat dikonfirmasi melalui pesan singkat via WhatsApp menuliskan, bahwa pada Senin (29/4/2024) sekira pukul 18.25 WIB Kbm Honda Odyssey dengan Nomor Polisi (Nopol) AA-8915-CN berjalan dari arah timur menuju ke barat.

“Sementara, dari arah yang berlawanan berjalan Spm Honda Vario bernopol K-4547-NG (barat ke timur), searah dibelakangnya Honda Scoopy bernopol K-2275-ZU, lalu Honda Scoopy bernopol K-2275-ZU, dan Honda Vario K-3178-JW,” tulisnya.

Sesampai di tempat kejadian, Pengemudi Kbm Honda Odyssey diduga kurang konsentrasi, yang berjalan terlalu kekanan kemudian menabrak tiga kendaraan tersebut.

“Identitas Pengemudi Kbm Honda Odyssey diketahui bernama Fendi Maulana warga Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati Kabupaten Kudus. Dengan membawa penumpang atas nama Sulistiyo, warga Desa Terban, Kecamatan Jekulo,” tambahnya.

Sedangkan, Pengemudi Spm Honda Vario bernama Indah Sulistiyo warga Desa Pagerharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati. Kemudian pengemudi Spm Honda Scoopy atas nama Arif Bayu Nugraha.

“Pengemudi Spm Honda Vario K-3178-JW atas nama Masjid warga Desa Kadiwono, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang mengalami luka Patah kaki kiri. Lalu ke Empat korban yang mengalami luka-luka dilarikan ke Rumah Sakit Keluarga Sehat (KSH) Pati,” jelas IPDA Apri.

Kanit Gakkum juga menghimbau kepada warga masyarakat Kabupaten Pati, agar selalu berhati-hati dan berdoa sebelum berkendara, dan tertib dalam berlalu lintas.

“Sebab, fatalitas akibat timbulnya kecelakaan lalulintas (Lakalantas), salah satunya adalah melakukan pelanggaran dalam lalu lintas. Misalnya, menerobos lampu merah,” himbau IPDA Apri. (Rohman)

Pantura Kendal Tersendat Truk Paket Oleng

Kendal – Cakranusantara.net | Jalan utama Pantura Kendal Selasa (23-4-2024) mengalami ketersendatan karena di Desa Kebonharjo dekat Kecamatan Patebon ada truk oleng di tengah jalan sehingga ada kemacetan sampai di Cepiring, sejauh lebih dari 5 km.

Dari pantauan media ini truk tersebut muat paket dari Jakarta akan dibawa ke Bali. Tapi naas sesampai di lokasi tersebut as roda belakang putus kemudian roda belakang juga lepas.

Kejadiannya selepas Maghrib, kemudian esuk hari Satlantas Polres Kendal bertindak cepat. Langsung melakukan evakuasi setelah menurunkan barang muatan dan di pindah ke truk yang lain.

Kasatlantas Polres Kendal AKP Agus Pardiyono Marinus memimpin evakuasi tersebut. Bersama anak buahnya bertindak sigap, kepada media ini mengatakan kejadian itu terjadi karena truk over muatan sehingga tidak bisa menahan beban mengakibatkan as putus.

Pihaknya juga menghimbau pada pengemudi lain untuk tidak melakukan muatan over. Apalagi truk berusia cukup tua.

“Kalau seperti ini kan banyak merugikan orang lain, ada kemacetan atau lainnya” kata Kasatlantas. (Teguh)

Bus Karyawan Pabrik Kacang Garuda Pati Tabrak Mobil Granmax, Itu Tanggung Jawab Pihak Ketiga

Pati – Cakranusantara.net | Masalah Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Bus Karyawan Pabrik Kacang Garuda dengan Grandmax di jalan Pati – Tayu turut Desa Bumiayu, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati di sekitaran SMK Tunas Harapan Pati itu kesalahan pihak ketiga, Kamis (22/3/2024).

Sebelumnya, Mohamad salah satu warga Desa Bumiayu mengatakan, bahwa di Desanya telah terjadi kecelakaan Kendaraan Bermotor (Kbm) Bus antar jemput karyawan dari pabrik kacang garuda, disinyalir karena terot setirnya Cepol.

“Waktu kejadian, Bus itu masih mengangkut karyawan yang sedang pulang, karena telah ganti sift. Namun tidak ada korban jiwa, hanya mengalami luka ringan,” kata Mohamad.

Baca Juga : Bus Karyawan Pabrik Kacang Garuda Oleng, Tabrak Mobil Granmax

Haryanto, human capital (humas), membenarkan kejadian itu, dan pasca kecelakaan memang masih mengangkut karyawan yang sedang pulang dari bekerja karena ganti shift. Sesuai informasi warga, bersyukur semua selamat, karena posisi kendaraan tidak melaju kencang.

“Masalah trauma sih enggak, karena besoknya mereka sudah kembali bekerja seperti biasa. Saat disinggung masalah kerugian yang dialami, mengaku belum bisa konfirmasi, karena itu menjadi tanggung jawab yang bersangkutan yakni pihak ketiga,” jawab Haryanto.

Kejadian kemarin, bisa dijadikan sebagai evaluasi bagi kami, masalah kejelekan (bus) itu oleh pihak ketiga, kita adakan kerjasama disana. Sehingga, berdasarkan kontrak yang ada itu semua ada kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi oleh pihak ketiga.

“Mungkin harus menjadi evaluasi kedepan, seharusnya mereka meningkatkan mutu Armada. Supaya tidak lagi terjadi hal yang serupa. Haryanto juga mengaku, jika kemarin juga sudah ada beberapa Armada yang tidak digunakan, dan mereka harus mengganti baru, sesuai dengan standar kontrak kerja yang dipersyaratkan pihak Garuda,” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim awak media belum konfirmasi ke pihak terkait lainnya, termasuk ke pihak ketiga (penyedia jasa angkut/ Armada). (Rohman)

Bus Karyawan Pabrik Kacang Garuda Oleng, Tabrak Mobil Granmax

Pati – Cakranusantara.net |  Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) di sepanjang jalan Pati – Tayu turut Desa Bumiayu, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati sekitaran SMK Tunas Harapan Pati antara Bus Karyawan Pabrik Garuda dengan mobil Mini Bus Jenis Grandmax, Sabtu (16/3/2024).

Mohamad salah satu warga Desa Bumiayu mengatakan, bahwa di Desanya telah terjadi kecelakaan Kendaraan Bermotor (Kbm) Bus antar jemput karyawan dari pabrik garuda, disinyalir karena terot setirnya Cepol.

“Karena terotnya sebelah kanan cepol jadi setir otomatis lari ke kanan, pas saat berlawanan arah ada mobil merek Daihatsu jenis Grandmax yang tidak bisa lagi menghindar a, sehingga terjadi tabrakan,” katanya.

Waktu kejadian masih mengangkut karyawan yang sedang pulang karena ganti sift. Tidak ada korban jiwa, hanya mengalami luka ringan.

“Yakni sopir beserta pengawal grandmax blindvan, dan 1 pesepeda motor, yang kemudian korban luka-luka di larikan ke RSUD Soewondo Pati,” tambahnya.

Sementara, Ipda Apri Hermawan, S.H., M.H. Kanit Gakkum Satlantas Polresta Pati saat dikonfirmasi melalui pesan singkat via WhatsApp menuliskan, bahwa Kbm Bus Mitsubishi dengan Nomor Polisi (Nopol) K-7781-KA melaju ke utara. Dan dari arah berlawanan, ada Kbm Daihatsu Grandmax dengan nopol B-9479-UXB (utara ke selatan), searah mengikuti dibelakang berjalan Sepeda Motor (Spm) Honda Vario bernopol K-2968-SU.

“Kemudian, sesampainya di tempat kejadian Kbm Bus Mitsubishi mendadak oleng kekanan (mengalami kerusakan teknis) lalu menabrak Daihatsu Grandmax tersebut. Dan Spm Honda Vario sendiri menabrak bagian belakang mobil Grandmax,” ujarnya.

Kanit Gakkum juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Pati khususnya, agar selalu patuhi aturan dalam berlalulintas, yakni dengan cek kelengkapan diri maupun kendaraan sebelum berangkat berkendara.

“Berkendaralah dengan kecepatan yang wajar, karena fatalitas korban salah satunya disebabkan karena kecepatan yang diluar batas. Untuk kecepatan yang aman di dalam kota adalah maksimal 50 km / jam,” himbaunya.

Hingga berita ini diterbitkan tim awak media belum konfirmasi ke pihak terkait lainnya dalam peristiwa tersebut. (Rohman)