Presiden Jokowi Instruksikan Kemlu dan Dubes Bantu Kepulangan Jenazah Eril

Bogor – Cakranusantara.net | Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan Duta Besar RI untuk Swiss untuk memberikan dukungan penuh terkait proses pemulangan jenazah Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam keterangannya kepada jurnalis usai meresmikan Persemaian Rumpin di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Jumat, 10 Juni 2022.

“Dua hari yang lalu saya sudah berkomunikasi dengan Pak Ridwan Kamil untuk menyampaikan duka cita yang mendalam. Tapi juga alhamdulillah sudah ditemukan, saya sudah perintahkan kepada Kementerian Luar Negeri, pada dubes, untuk secara maksimal membantu kepulangan jenazah dari Swiss ke Indonesia dan kita harapkan insyaallah segera bisa terlaksana pemulangan jenazahnya,” ungkap Presiden.

Sebelumnya pada Kamis (9/6) kemarin, Duta Besar RI untuk Swiss Muliaman Hadad menyampaikan kabar penemuan jenazah di area Bendungan Engehalde oleh Kepolisian Bern sekitar pukul 06.50 waktu setempat atau 11.50 WIB.

Sesuai prosedur yang berlaku, tim forensik kepolisian segera melakukan identifikasi dan penelusuran DNA untuk memastikan bahwa jasad yang ditemukan tersebut adalah jasad Eril.

“Pada hari Kamis, 9 Juni 2022 siang waktu Swiss, pihak kepolisian menyampaikan konfirmasi bahwa hasil tes DNA bahwa jasad yang ditemukan kemarin adalah Ananda Emmeril Kahn Mumtadz atau Ananda Eril,” ujar Muliaman Hadad dalam konferensi persnya.

Emmeril Kahn Mumtadz diketahui hilang terseret arus saat berenang di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss, pada Kamis, 26 Mei 2022 lalu.

(*/Jr/CN)

Dubes RI Adakan Jamuan Diplomatik, Eratkan Silaturahmi Dalam Suasana Idul Fitri

Bandar Seri Begawan – Cakranusantara.net| alam suasana Hari Raya Idul Fitri, Kedutaan Besar Republik Indonesia mengadakan jamuan untuk kalangan diplomatik dan pejabat Brunei Darussalam. Kegiatan dilakukan di kediaman Duta Besar (Wisma Duta) mulai pada pukul 10.30 Waktu Brunei Darussalam.

Acara dihadiri sekitar 200 orang dengan menerapkan protokol kesehatan seperti pengecekan suhu badan dan penyediaan penyanitasi tangan. Kegiatan terbagi menjadi tiga sesi dengan pembagian Sesi Pertama untuk kalangan bisnis dan pejabat non-pemerintah dan Sesi Kedua khusus untuk pejabat tinggi negara Brunei Darusaalam,. Sedangkan sesi ketiga untuk perwakilan diaspora Indonesia di Brunei Darussalam. Sabtu (14/5/2022).

Acara tersebut dihadiri beberapa Menteri kabinet Brunei seperti Menteri Pada Kantor Perdana Menteri, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pertahanan II, dan Menteri Kebudayaan, Belia dan Sukan. Hadir juga pejabat – pejabat senior dari Pemerintah Brunei Darussalam.

Hadir juga Duta Besar negara – negara asing yang ada di Brunei Darussalam. Selain itu juga bahwa, kehadiran para pengusaha Brunei Darussalam terutama para importir produk Indonesia, akademisi, influencer, juga menambahkan semaraknya kegiatan.

Kehadiran mereka menunjukkan kerjasama erat antara Indonesia dan Brunei Darussalam di segala bidang.

Dubes Sujatmiko menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tamu yang hadir dalam acara tersebut. Kegiatan jamuan diplomatik juga dimaksudkan untuk mempererat jalinan kerjasama antara Indonesia dengan Brunei Darussalam dan juga negara sahabat lainnya serta menjadi sarana promosi Indonesia melalui tampilan dekorasi di Wisma Duta dan makanan khas Indonesia yang disajikan.

“Masih dalam suasana Idul Fitri, Saya ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H., Mohon Maaf Lahir dan Batin, Taqabbalallaahu minnaa wa minkum taqabbal yaa kariim. Semoga pertemuan kali ini semakin meningkatkan tali silaturahim dan juga memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Brunei Darussalam.” Para tamu yang hadir dimanjakan dengan berbagai hidangan kuliner khas Indonesia seperti lontong cap gomeh, bakso, dan pecel.

Dihidangkan pula aneka kue tradisional Indonesia. Sajian yang menjadi banyak perhatian tamu yang hadir adalah jamu kunyit asem dan beras kencur.

Minuman tradisional Indonesia yang memiliki banyak manfaat tersebut menjadi pusat perhatian karena jarang dan sulit ditemukan di Brunei.

(Jr-CN)