Kapolres Pati CUP 2022, Diramaikan Sejumlah Pemain Timnas

 

Pati – Cakranusantara.net | Kepolisian Resort (Polres) Pati mengggelar Turnamen bola voli Piala Kapolres Pati CUP 2022 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-76. Yang dimulai sejak 24 hingga 31 Juli 2022 mendatang di Gedung Olah Raga (GOR) Pesantenan Pati, Jawa Tengah.

Kapolres Pati AKBP Christian Tobing saat dimintai keterangan sebelum menyaksikan turnamen di hari kedua itu mengatakan, sangat mengapresiasi atas partisipasi warga Pati yang telah turut mensukseskan acara Kapolres Pati CUP 2022.

“Kami berharap ini bisa menjadi ajang pencarian bibit atlit-atlit bola voli di Kabupaten Pati. Mengingat, dalam ajang ini juga mendatangkan sejumlah pemain nasional yang sudah berpengalaman di ajang nasional maupun internasional.

Pihaknya juga tidak menyangka, melihat antusiasme yang luar biasa warga Pati untuk menyaksikan turnamen yang sempat absen digelar karena masa pandemi ini.

“Terbukti hingga hari kedua pelaksanaan Kapolres Pati Cup ini tribun selalu penuh dengan penonton. Semoga hingga final nanti penonton selalu ramai dan acara berjalan kondusif,” harapnya.

Dalam turnamen ini Polres Pati menurunkan tim Bhayangkara Monster Laut yang diperkuat sejumlah pemain tim nasional. Diantaranya, Rivan Nurmulki, Nizar Zulfikar, Randy Tamamilang dan sejumlah pemain top lainnya.

Di hari kedua, Senin (25/07) malam, Bhayangkara Monster Laut mampu meredam perlawanan tim yang bermaterikan anak muda PPLP Semarang. Bhayangkara mampu menang 3-1 atas tim dari ibukota Jawa Tengah itu.

Sementara, pada pertandingan sebelumnya tim voli BPD Jateng juga mampu menaklukkan tim Mustika Jati Blora, dengan skor sama 3-1.

Hari ini, Selasa (26/7) sejumlah tim kuat bakal berebut tempat di semifinal. Di pool A, tim TNI AL akan ditantang Columbus Bendar Juwana pada pukul 19.00 WIB. Dilanjutkan pertandingan tim kuat TNI AU menghadapi Arera Jepara pada pukul 21.00 WIB.

(Mh-CN)

Kapolres Pati dan Jajaran Ziarah ke Makam Kapolres Pati Pertama

 

PATI – Cakranusantara.net| Pasti sangat lekat di ingatan kita, ungkapan dari Presiden Ir. Soekarno yaitu “Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai jasa para pahlawannya”. Dan salah satu cara menghargai jasa para pahlawan itu adalah dengan menapaktilasi jejak langkahnya, dan menyambangi lokasi yang dapat mengingatkan kita kepada jejak langkah pahlawan itu.

Jelang detik-detik puncak peringatan Hari Bhayangkara Ke 76 tahun 2022 yang mengambil tema “Polri Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, Polres Pati memaknai penuh khidmat dengan menggelar parade napak tilas perjuangan pahlwan di Wilayah Kabupaten Pati.

Adapun rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan ziarah rombongan ke Taman Makam Pahlawan Giri Dharma Pati yang dipimpin oleh Kapolres Pati AKBP Christian Tobing, S.I.K., S.H., M.H., M.Si. dan dihadiri seluruh pejabat utama dan personel Polres Pati Rabu (29/6/2022).

Kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa yang telah berjuang untuk Bangsa Indonesia khususnya makam Kapolres Pati yang pertama yakni AKBP Agil Kusumadya dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-76 yang jatuh pada 1 Juli 2022 nanti.

Beliau merupakan salah satu tokoh sangat penting yang mengingatkan pada peristiwa sejarah perjalanan bangsa Indonesia, yakni peristiwa “Madiun Affair” tahun 1948. Di dalam rangkaian peristiwa pemberontakan PKI di Madiun, dua putra terbaik bangsa Indonesia telah gugur. Mereka adalah Kolonel Soenandar dan AKBP Agil Kusumadya.

Ketika itu, mereka merupakan pucuk pimpinan TNI dan Polri di wilayah Karesidenan Pati pada masa itu, mereka diculik dan dibawa ke kawasan, tepatnya di Petak 112, Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Jati Kusumo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kedungkambu, KPH Randublatung, Kab. Blora.

Di kawasan hutan itulah mereka berdua dipaksa untuk menandatangani persetujuan gerakan pemberontakan PKI di Wilayah Pati, karena menolak lantas gugur sebagai kusuma bangsa dengan cara diikat di pohon jati lalu ditembaki dengan membabibuta dan sangat keji.

“Kegiatan ini merupakan wujud penghargaan dan penghormatan kami, terhadap para pahlawan bangsa yang telah berjasa memperjuangkan kemerdekaan. Dan juga banyak sesepuh yang tentunya dimakamkan di taman makam pahlawan ini, betapa penting bagi kita untuk memupuk rasa nasionalisme dan cinta tanah air yang dapat diimplementasikan dengan sinergitas antar stakeholder terkait dalam memelihara, menjaga dan merawat stabilitas kamtibmas,” terang Christian Tobing di TMP Giri Dharma, Pati.

Selanjutnya, rombongan bergeser ziarah ke tempat kedua yaitu Monumen Brimob yang terletak di Jl. Raya Pati-Juwana Km 5 Dk. Cangkring, Ds. Widorokandang, Kec./Kab. Pati, lokasi tersebut merupakan saksi bisu bukti adanya pertempuran sengit antara Polisi Istimewa (Mobrig) dengan Tentara Belanda (KNIL).

“Untuk mengenang peristiwa tersebut dibangunlah Monumen Brimob tersebut yang di salah satu sisinya terdapat batu prasasti yang mencatatkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada 19 Desember 1948 pukul 16.00 WIB.

“Momentum ini kami gunakan untuk menggugah semangat perjuangan sekaligus memanjatkan doa bersama, untuk para pendahulu kami yang telah mengorbankan jiwa raga demi tegaknya NKRI,” ujar Kapolres Pati.

Setelah dari Monumen Brimob, rombongan lanjut bertolak ke dermaga pelabuhan Juwana guna melaksanakan prosesi upacara tabur bunga di lautan lepas dengan menggunakan dua kapal KP IX 1024 milik Satpolair Polres Pati, KP IX 1016 milik Ditpolairud Polda Jateng, dua perahu karet, dan dua perahu nelayan.

Bertindak selaku Komandan Upacara Kapolres Pati AKBP Christian Tobing, S.I.K., S.H., M.H., M.Si. dan sebagai Komandan Upacara Kasat Polairud AKP Daffid Paradhi, S.H. Kegiatan tersebut sebagai wujud penghormatan atas pengorbanan para pahlawan dalam memperjuangkan tanah air dan sebagai bahan perenungan dalam melanjutkan perjuangan.

Dengan adanya rangkaian penghormatan ini, Kapolres Pati menekankan bahwa sebagai generasi penerus bangsa, semangat yang dikobarkan dan dicita-citakan oleh para pendahulu bangsa harus terus diperjuangkan untuk saat ini dan ke depan. Semangat itu harus dijadikan refleksi sebagai energi positif untuk terus memberikan yang terbaik untuk bangsa, negara, masyarakat dan institusi Polri, kedepannya.

“Kami terus melanjutkan apa yang telah beliau-beliau ukir dan menjadi warisan kita, serta akan terus kita perjuangkan untuk membawa institusi Polri menjadi lebih baik. Dan juga mengawal bangsa serta negara kita untuk terus melaksanakan programnya menuju Indonesia Emas tahun 2045,” pungkasnya.

(Hms-Respati)

Kapolri, “Setapak Perubahan Polri” Bentuk Dukungan Masyarakat agar Polri Lebih Baik

Jakarta – Cakranusantara.net | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan rangkaian memperingati Hari Bhayangkara ke-76 pada 1 Juli mendatang malam apresiasi kreasi ‘Setapak Perubahan Polri’ di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan.

“Malam ini saya tentunya sangat mengapresiasi kepada seluruh masyarakat, khususnya teman-teman dan adik-adik, yang dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-76, mau berpartisipasi untuk ikut di dalam berbagai kegiatan. Salah satunya komitmen kami melakukan perubahan, dengan tema setapak perubahan Polri,” kata Sigit, Rabu (22/6/2022) malam.

Dalam hal ini, Sigit menekankan, Polri selalu berkomitmen membuka dan memberikan ruang kepada seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan ekspresinya baik itu kritik maupun saran.

Menurut Sigit, masukan, kritik dan saran dari masyarakat sangat bermanfaat untuk dijadikan bahan evaluasi demi mewujudkan Polri yang semakin dicintai dan diharapkan oleh seluruh masyarakat.

“Komitmen kami untuk membuka ruang, mendapatkan masukan dan kritik, mendengar aspirasi masyarakat. Supaya kita memiliki masukan untuk memperbaiki dan mengevaluasi institusi Polri. Kami yakin tidak bisa memperbaiki dan berbenah tanpa masukan dari masyarakat,” ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Adanya kritik dan saran hingga pujian dari masyarakat, dikatakan Sigit, hal itu akan diserap dan dijadikan energi positif untuk institusi Bhayangkara terus melakukan pembenahan serta perubahan untuk menjadi lebih baik lagi. Sehingga, semangat Polri Presisi dapat terwujud dengan sempurna.

Bahkan, Sigit menekankan, hasil karya dari peserta kreasi Setapak Perubahan Polri, agar dipasang dan dibaca. Sehingga seluruh personel Kepolisian dapat terus menyerap aspirasi dari apa yang diharapkan oleh masyarakat terhadap Polri.

“Hasil karya semua peserta tentunya dihimpun kita perbanyak, ditempel dan dibaca seluruh anggota Polri. Bahwa itu menjadi harapan, kritik, dan apresiasi masyarakat dan saya minta terhadap hal itu kita selalu komitmen untuk berubah menjadi lebih baik,” ucap mantan Kapolda Banten ini.

Diakhir pernyataannya, Sigit menekankan, seluruh jajaran Kepolisian saat ini harus mendengar dan memperhatikan harapan masyarakat demi kemajuan dan kebaikan dari institusi Polri.

“Komitmen kita bersama adalah membenahi institusi dan insan Polri. Terima kasih, atas kerja sama dari dewan juri yang mau meluangkan waktunya, karena pesertanya ribuan, lumayan capek dan lelah. Bagi kami, ini merupakan apresiasi untuk mendukung Polri. Kami komitmen terus berbenah dan memperbaiki diri,” tutup Sigit.

(Jr-CN)