Kasat Polairud : Penggerebekan Gudang Solar di Dukuhseti Itu Benar, Segini BB nya

Polairud
Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan

Pati – Cakranusantara.net | Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasatpolairud) Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pati Kompol. Hendrik Irawan membenarkan jika pada waktu itu pihaknya memang telah melakukan penggerebekan salah satu gudang solar di Desa/ Kecamatan Dukuhseti.

“Pada intinya, giat kami itu memang benar, untuk Barang Bukti (BB) yang diamankan ada 7 (Tujuh) buah toren, dengan kapasitas 1.000 liter dan 27 jirigen kapasitas 30 liter,” ujarnya, Jum’at (22/3/2024).

Adapun total keseluruhan BB Bahan bakar Minyak (BBM) jenis solar bekisar 7 Ton, karena belum ada pengukuran resmi, jadi belum berani untuk memastikan.

“Selain itu, ada Satu lagi yang diamankan, yakni 1 unit mobil pick up jenis carry,” tandasnya.

Sebelumnya diketahui, ketiga terduga pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut berinisial R dan T merupakan warga Desa Dukuhsekti selaku Kenek dan Sopir, dan inisial AS adalah Bosnya.

“Inisial R berperan sebagai kenek dan inisial T sebagai sopir armada Suzuki Carry Futura model pick up yang digunakan sebagai sarana pengangkut (membeli -red) dari para nelayan yang mendapatkan jatah solar subsidi, sebagai upah sekaligus sewa mobil mereka memperoleh sejumlah uang sebesar Rp.100 ribu,” terang T (sopir) belum lama ini.

“Kami ini hanya bekerja, jadi tidak tahu menahu jika ada urusannya dengan Polisi, uang yang dipakai untuk membeli solar juga dari AS, semua sudah diurusnya,” imbuhnya.

Terpisah, Kades Banyutowo ketika dihubungi melalui aplikasi whatsapp menyatakan kaget, dan tidak tahu menahu jika ada warganya yang ditangkap oleh Satpolairud Polresta Pati.

“Ia membenarkan, jika inisial AS selama ini memang menggeluti usaha Solar,” jawabnya.

Sementara itu, Ahmad Rifa’i Kades Dukuhseti saat dikonfirmasi melalui pesan singkat via WhatsApp menuliskan, jika terkait itu malah tidak tahu.

“Rifa’i tidak tau menau jika di Desanya dijadikan sebagai tempat penimbunan solar bersubsidi,” jawabnya singkat. (Rohman)

Foto : Kasat Polairud Juwana, Kompol. Herdrik Irawan

Baca Juga : Akhirnya!!.. Gudang Solar Bersubsidi Dukuhseti Digrebek Polisi

Semangat Kemerdekaan, Polres Pati Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

 

Pati – Cakranusantara.net | Hari bersejarah bagi bangsa Indonesia sudah tiba (17 Agustus 1945), dimana hari tersebut merupakan hari diproklamirkan kemerdekaan Republik Indonesia.

Puncak pencapaian perjuangan Bangsa Indonesia setelah dijajah lebih dari 3,5 abad oleh Belanda dan 3,5 tahun oleh Jepang. Sudah sepantasnya kita sebagai bangsa yang besar menghargai jasa para pahlawan yang berjuang mati-matian meraih kemerdekaan.

Untuk mengenang, mengisi dan melanjutkan tongkat estafet perjuangan para pahlawan, Polres Pati punya cara yang cukup unik dalam menyambut detik-detik Proklamasi Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke- 77 dengan mengusung tema “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”.

Kegiatan itu ialah pembagian bansos berupa sembako sebanyak 250 kg kepada nelayan tradisional dan pengibaran bendera Merah Putih raksasa dengan ukuran lebar 3 meter dan panjang 1.770 m yang dilaksanakan pada Selasa, 16/08/2022 di perairan laut Jawa.

Bendera Merah Putih raksasa tersebut merupakan hasil karya warga Desa Mojomulyo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati sebagai wujud rasa cinta tanah air.

Kegiatan pengibaran bendera raksasa tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pati AKBP Christian Tobing dengan melibatkan personel Polres Pati sebanyak 120 Orang, TNI AL, Syahbandar Juwana dan puluhan nelayan dengan menggunakan 40 perahu dan kapal. Hal ini merupakan tampilan visual sinergitas dengan masyarakat dalam menanamkan jiwa patriotik dan cinta tanah air.

Atas prestasi tersebut, Polres Pati meraih penghargaan dari LEPRID (Lembaga Prestasi Indonesia Dunia) yang langsung diberikan oleh Ketua Umum dan pendirinya Paulus Pangka dengan predikat “Pengibaran Bendera Merah Putih Raksasa Sepanjang 1.770 M”

“Kegiatan ini diprakarsai oleh masyarakat Kab. Pati kemudian dikibarkan oleh nelayan Juwana bersama Polres Pati, TNI AL dan Syahbandar Juwana dalam rangka memperkokoh rasa nasionalisme dan cinta tanah air” pungkaanya.

(Hms Res Pt)