Tiga SPBU Digrebek Polisi, Ini Sebabnya

Pati – Cakranusantara.net | Tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan /Kabupaten Pati digrebek Polisi dalam rangka menghadapi long weekend dan arus mudik lebaran pada Jum’at (29/3/2024) malam.

Kapolresta Pati, Kombes Pol. Andhika Bayu Adhittama melalui Kasatreskrim Polresta Pati, Kompol M. Alfan Armin mengatakan, jika pihaknya telah melakukan kegiatan itu, agar pasokan BBM bersubsidi dalam keadaan aman saat menghadapi mudik tahun ini.

“Malam ini kami melakukan pengecekan di 3 SPBU atau Pom, diantaranya SPBU Desa Winong, Kalidoro, dan Plangitan,” ujarnya melalui sambungan seluler.

Lebih lanjut, kegiatan yang sudah dilakukan bersama anggota, juga menyoroti pelayanan terhadap pelanggan, supaya mereka merasa puas.

“Kami juga melakukan kegiatan lain terkait BBM bersubsidi, mulai metrologi legal hingga pelayanan pada konsumen,” jelasnya.

Adapun hasil kegiatan dari ketiga Pom tersebut antara lain, untuk SPBU 44.591.04 turut Desa Plangitan, Kecamatan Pati terdapati stok Solar sebanyak 5.164 liter,  Pertamina Dex 1.497, Pertalite 17.748, Pertamax 7.114.

“Sedangkan di SPBU 44.591.14 turut Desa Winong, Kecamatan Pati terdapati stok Solar 17.514, Pertamina Dex 1.671, Pertalite 9.355, Pertamax 14113, Pertamax Turbo 7.665 liter,” terangnya.

“Kemudian di SPBU 44.591.05 turut Desa Kalidoro, Kecamatan Pati didapati Stok Solar 19.024, Dexlite 1.939, Pertalite 21.509, Pertamax 10.974 liter,” lanjutnya.

Dalam operasi dadakan itu, Kasatreskrim mengaku, tidak menemukan adanya penyalahgunaan atau kelangkaan BBM bersubsidi. Maka dari itu ia memastikan, menjelang long weekend dan arus mudik pasokan BBM bersubsidi dipastikan aman.

“Untuk stok BBM hingga menjelang arus mudik tahun ini kami pastikan tidak ada kendala sama sekali,” pungkasnya. (Rohman)

Pertamina Dex 500 Ribu : Pembeli BBM di SPBU 4459104 Plangitan Kabur Tak Mau Bayar, Ini Nopolnya

Pati – Cakranusantara.net | Pembeli BMM jenis Pertamina Dex di SPBU Pelangitan Pati sangat tidak bertanggung jawab, usai mengisi Mobilnya dengan permintaan pengisian BBM jenis Pertamina Dex sebesar 500 ribu rupiah tiba-tiba pembeli kabur begitu saja tanpa bayar.

Menurut keterangan Arif Rilo Pambudi, operator SPBU 4459104 Pelangitan Pati, saat datang mobil jenis Toyota Inova hitam bernomor Polisi L 1152 U Sekitar pukul 06:00 WIB 8/3/24, Ia meminta mobilnya untuk di isikan BBM jenis Pertamina Dex sebesar 500 ribu rupiah.

Kemudian, operator SPBU mengisikan sesuai permintaan pembeli, setelah pengisian BBM selesai, pembeli meminta cek pembeliannya dan operator segera mengambilkan cek tersebut di kantor SPBU, tapi sewaktu operator pergi mengambilkan cek di kantor tiba-tiba pelaku kabur begitu saja.

“Alasannya minta cek untuk laporan ke kantornya, pas saya berjalan menuju kantor mengambilkan cek, Ia masuk ke mobilnya dan saya kira mau ambil uang untuk membayar, tapi tiba-tiba mobilnya atret mundur dan langsung kabur”, ujar Arif Rilo Pambudi operator SPBU.

Kejadian tersebut sempat terekam di CCTV SPBU, Pelaku menggunakan kaos Jersey warna biru putih belakang ada barcodenya seperti seragam karyawan dan mengenakan celana jins warna hitam. Dengan adanya kejadian tersebut pihak operator dan mandor SPBU harus menanggung atau menutup kerugian tersebut secara pribadi dengan uang mereka sendiri dengan alasan tanggung jawab kerja.

Namun, tidak menutup kemungkinan kejadian itu akan di laporkan ke pihak kepolisian dengan harapan pelaku dapat bertanggung jawab atas perbuatannya dan menjadi pelajaran untuk lainnya agar tidak ada kejadian serupa yang merugikan pihak lainya. (Tejo)