
Cakranusantara.net, Pati || Kamis, 12 Februari 2026 — Plt. Ketua TP-PKK Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra, menghadiri pembukaan Rapat Konsultasi (Rakon) Tim Penggerak PKK Kabupaten Pati dalam rangka penyampaian Program Kerja PKK Tahun 2026, yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program PKK dari tingkat kabupaten hingga dasawisma agar sejalan dengan arah pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Dwi Chandra menyampaikan bahwa Rakon merupakan agenda rutin tahunan yang memiliki peran penting dalam menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi antar kader PKK.
Ia menegaskan bahwa forum ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK tahun 2025 sekaligus pemantapan program kerja tahun 2026.
“Rapat konsultasi ini sangat strategis karena menjadi wadah untuk menyatukan langkah, menyusun program yang inovatif, serta memperluas kontribusi PKK bagi masyarakat, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa, hingga dasawisma sebagai ujung tombak gerakan PKK,” ujar Dwi Chandra.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan program PKK tidak dapat dicapai secara mandiri, melainkan memerlukan dukungan lintas sektor. Oleh karena itu, pihaknya berharap adanya peran aktif dari Plt. Bupati Pati selaku pembina, perangkat daerah, camat, hingga pemerintah desa dan kelurahan dalam mendukung pelaksanaan program PKK ke depan, terutama pada isu strategis seperti penurunan stunting, penurunan angka kematian ibu dan bayi, pencegahan perkawinan anak, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Pati, Teguh Widiyatmoko, yang mewakili Plt. Bupati Pati, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rakon PKK Tahun 2026.
Ia menyebutkan bahwa PKK merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga dan kualitas sumber daya manusia.
“Rapat konsultasi ini menjadi sarana evaluasi program kerja tahun 2025 sekaligus penyusunan program tahun 2026. Diharapkan PKK semakin adaptif dan responsif terhadap isu-isu aktual, seperti penurunan angka stunting, pencegahan gizi buruk, hingga penguatan peran keluarga dalam pembangunan,” kata Teguh.
Ia juga berpesan agar seluruh perangkat daerah selaku pembina PKK terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Menurutnya, kerja sama lintas sektor sangat diperlukan agar program PKK di tahun mendatang dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Pati.







Komentar