Perangkat Desa Kosekan Mesum Tak Pantas di Pemerintahan, Begini Tanggapan Tri Haryama

Pati, Cakranusantara.net | Masih ingat kasus salah satu aparatur Desa Kosekan kecamatan Gabus yang viral dan sempat di Demo oleh ratusan warga yang menuntut aparat Desa Inisial “JM” untuk di pecat dengan kesalahan fatal, pasalnya JM tidak patut berada di pemerintahan desa dengan adanya bukti vidio mesum bersama salah satu istri sah Warganya sendiri, warga menilai hal tersebut jelas memalukan pemerintahan Desa Kosekan.

Kabar terkini kasus tersebut sudah ditangani oleh Pemkab Pati dan masih dalam penanganan hukum oleh Polresta Pati, sementara dalam urusan penanganan oleh Pemkab menurut pantauan awak media perkara tersebut di limpahkan penangananya kepada Instansi Dispermades kabupaten Pati, yang di tunjuk langsung oleh PJ Bupati Pati Henggar Budi Anto.

Tri Haryana, Plt Kepala Dispermades Kabupaten Pati membenarkan adanya pelimpahan penanganan kasus hal tersebut oleh PJ Bupati Pati Henggar Budi Anggoro 22/4/2024 saat dikonfirmasi awak media melalui telepon WA, menurutnya perkara tersebut sudah ditanggapi dan ditangani sesuai aturan yang ada,

“Ya kami sudah menangani perkara itu sesuai aturan perbup 56, dan sudah saya sampaikan ke camat Gabus untuk diteruskan ke kepala Desa, untuk dinon aktifkan sementara sampai selesai urusan pelaporan di Polresta Pati, agar tidak tumpang tindih penangananya” tegasnya.

Namun saat di singgung awak media perbuatan tersebut apakah masuk salah satu kategori pelanggaran berat, sedang, atau ringan ia tak memberikan jawan,

“Tanya saja sama pak camat katanya waktu warga pada demo ada disitu” imbuhnya.

Disisi lain inisial “DI” pihak yang dirugikan oleh “JM” akan tetap mengusut tuntas secara hukum dengan banyaknya dukungan warga, bahwa warga Desa Kosekan juga tidak menerimakan jika JM hanya di berhentikan sementara saja, seharusnya JM di pecat saja dengan tidak hormat atas segala kesalahan fatal yang sudah di lakukannya.

” Saya tetap menuntut keadilan atas perbuatan JM yang sudah sengaja merusak rumah tangga saya, saya juga berharap penuh dalam penanganan perkara ini pihak kepolisian Polresta Pati dan Pemkab Pati tidak berpihak dengan orang yang salah” tuturnya. (Doni)

Perkumpulan Seger Waras Gembong Turut Andil Memeriahkan Gebyar Pameran Pangan Lokal Dan Budaya

 

Pati – Cakranusantara.net | Tak mau ketinggalan, Perkumpulan Seger waras Gembong turut andil memeriahkan Gebyar Pameran Festival Pangan Lokal dan Budaya di Waduk Selorejo, Desa/ Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Mujiono selaku Sekretaris dalam Perkumpulan seger waras kepada media ini mengatakan, pihaknya tidak mau ketinggalan dan ikut andil bagian dalam rangka pameran gebyar festival pangan lokal dan budaya kali ini yang dengan mengusung tema ‘aman rakyatku sehat rakyatku’.

“Pada hari itu Jum’at (5/8) dua hari yang lalu acara Gebyar itu sudah resmi di buka langsung oleh Camat Gembong selaku panjang tangan dari Bupati Pati Haryanto dan berakhir besok (8/8/2022),” katanya.

Dalam Gebyar festival itu, Perkumpulan kami melayani terapi pijat, bekam, refleksi, otot syaraf, dan akupunktur lebah, selain itu kami juga menyediakan minuman herbal tradisional, tidak pahit namun menyehatkan.

“Perkumpulan seger waras sendiri memiliki 5 Produk kemasan, dan 3 produk unggulan diantaranya; instan jahe merah, exsta temulawak dan kopi bubuk kwalitas asli lokal,” tambahnya.

Harapan saya, Perkumpulan seger waras Gembong, melalui pameran festival pangan lokal yang di gelar di waduk Selorejo ini kedepannya bisa terus berinovasi dan bisa di kenal oleh masyarakat luas baik lokal maupun non lokal,” tutupnya.

(Mh-CN)

Mas Yana Bikin Salut, Rela Rogoh Kantong Pribadi Buat Bangun Desa

Pati – Cakranusantara.net | Bikin Salut, Salah satu pengusaha Meubel Desa Guwo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah rogoh uang pribadi demi memperbaiki akses Jalan Desa agar terlihat layak untuk dilalui pengendara, layak mendapatkan Apresiasi.
Amatan awak media di lokasi, Pembangunan proyek perbaikan jalan Desa itu di mulai hari ini Jum’at (5/7) di rabat beton dengan Panjang 100 meter, lebar 270 cm di targetkan hari ini selesai, warga lainnya juga sangat antusias dalam pengerjaanya, secara suka rela siap membantu 24 jam pengerjaanya itu.
Pemuda mantan pengemudi Pemadam Kebakaran (Damkar) eks Bakorwil 1 Pati asli warga Desa Guwo yang akrab disapa mas Yana (38) adalah Sosok pemuda yang peduli dalam mbangun Deso dan sangat familiar dengan warga setempat khususnya.
Mas Yana, saat diwawancarai diketahui masa pendukungnya juga sangat banyak, apakah ada bantuan peran serta Desa atau mau mencalonkan diri sebagai Kepala desa (Kades), dengan senyuman dan tertawa lepas menjawab.
“Pertama, kalau nunggu bantuan Pemerintah, bisa sampai klenger (pingsan), gak turun-turun mas, dana ini murni dari pribadi saya, terkait soal mau nyalon Kades, mending uangnya saya pakai buat bangun Desa bisa langsung dinikmati oleh orang banyak, toh membangun desa tidak perlu menunggu jadi Kades dulu baru membangun,” ungkapnya, Jum’at (5/08/2022).
Setidaknya, pagi ini ada 30 orang yang turut membantu melakukan pekerjaan itu sampai siang, dilanjutkan habis Jum’atan lebih dari 40 orang sampai selesai.
“Mereka semuanya tidak satupun yang dibayar, kalau soal masa saya gak kekurangan cukup saya panggil 5 menit, seribu orang mau datang dengan sukarela dan siap 24 jam,” tutupnya.
Di tempat yang sama, Jumadi salah satu warga mengatakan, Saya sangat berterima kasih dan bersyukur dengan adanya sosok Mas Yana ini, yang telah mau memperbaiki akses jalan dalam Desa dengan menggunakan dana pribadinya “merogoh kantong sendiri”,” singkatnya.
Meskipun harus mengeluarkan dana pribadi, Pemuda 38 tahun itu, kedepannya masih berencana ingin membangun sambungan jalan ini tembus sampai kebatas jalan Desa agar bisa di jadikan akses warga.
(Tejo/Cn)