
Cakranusantara.net, Pati || Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan bahwa madrasah harus menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, tumbuh, dan mengembangkan potensi tanpa rasa takut.
Menurut Chandra, lingkungan pendidikan yang ramah, aman, inklusif, dan bebas kekerasan merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang berkarakter, berani, dan berakhlak mulia.
Hal itu disampaikan Chandra saat membuka Seminar Nasional “Ruang Aman untuk Semua: Mewujudkan Lingkungan Ramah Perempuan dan Anak di Madrasah” di Aula Utama MAN 1 Pati, Rabu (29/7/2026).
Chandra menilai, madrasah tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Lebih dari itu, madrasah harus menjadi ruang tumbuh yang mampu memberikan perlindungan sekaligus mendukung perkembangan karakter, mental, dan spiritual peserta didik.
“Mewujudkan madrasah yang ramah, aman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan adalah investasi terbaik dalam mencetak generasi masa depan yang berkarakter, berani, dan berakhlak mulia,” kata Chandra.
Ia berharap setiap peserta didik mendapatkan rasa aman dan diperlakukan secara bermartabat selama berada di lingkungan pendidikan.
“Madrasah harus menjadi rumah kedua yang membuat anak merasa terlindungi, dihargai, dan mampu berkembang tanpa rasa takut,” ujarnya.
Cegah Perundungan dan Kekerasan
Chandra mengapresiasi pelaksanaan seminar nasional tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap perlindungan perempuan dan anak, khususnya di lingkungan pendidikan.
Ia menekankan pentingnya membangun lingkungan belajar yang sehat, inklusif, dan berkeadilan. Upaya tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada pihak sekolah atau madrasah.
Pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat harus bergerak bersama untuk mencegah perundungan, kekerasan, serta diskriminasi terhadap anak.
“Keberhasilan menciptakan ruang aman bagi anak hanya dapat dicapai melalui sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat,” tegasnya.
Seminar Nasional “Ruang Aman untuk Semua” menghadirkan Guru Besar Universitas Negeri Semarang (UNNES) Tri Marhaeni Pudji Astuti sebagai narasumber.
Kegiatan tersebut diikuti peserta seminar dan dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati, Kepala Dinas P3AKB Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinsos P3AKB Kabupaten Pati, serta Kepala MAN 1 Pati beserta jajaran.







Komentar