oleh

Makan Beracun Gratis Kali Ini Dibagikan di Gembong Pati, 120 Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit

Cakranusantara.net, Pati || Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan. Kali ini, dugaan insiden keracunan terjadi di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Rabu (9/9/2026).

Sebanyak 120 siswa dari MTs Negeri 3 Pati dan SMP Negeri 1 Gembong dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan program MBG. Sejumlah siswa harus dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di RSUD RAA Soewondo Pati.

Peristiwa tersebut sontak memunculkan kritik tajam. Program yang seharusnya menyediakan makanan bergizi bagi pelajar justru kembali dikaitkan dengan dugaan keracunan.

“Makan Beracun Gratis” kali ini dibagikan di Gembong, Pati. Ungkapan tersebut menjadi gambaran keras atas kekhawatiran publik menyusul banyaknya siswa yang harus mendapatkan perawatan medis.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut belum diketahui. Pihak berwenang juga belum menyatakan bahwa makanan MBG terbukti menjadi penyebab keracunan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Luki Pratugas Narimo, saat dikonfirmasi Cakranusantara.net mengatakan pihaknya masih fokus memantau proses evakuasi dan penanganan para siswa.

“Masih memantau evakuasi pasien. Informasi lebih lanjut akan disampaikan selanjutnya,” ujar Luki.

Baca juga : SMKN 4 Pati Alami Keracunan MBG, SOP Seluruh SPPG Bakal Diperketat

Baca juga : MBG Program Presiden Prabowo di Kabupaten Pati Alih Makna Menjadi Makan Beracun Gratis

Jumlah siswa terdampak yang mencapai sekitar 120 orang menjadi alarm serius bagi pelaksanaan program MBG. Pemeriksaan harus dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui sumber persoalan, mulai dari bahan makanan, proses pengolahan, kebersihan dapur, penyimpanan, hingga distribusi makanan ke sekolah.

Jangan sampai program yang dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi anak justru menimbulkan persoalan kesehatan bagi penerimanya.

Pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MBG dituntut transparan dalam mengungkap kejadian tersebut. Jika nantinya ditemukan adanya kelalaian, harus ada evaluasi dan pertanggungjawaban yang jelas.

Cakranusantara.net masih menghimpun informasi dan menunggu keterangan resmi mengenai penyebab kejadian serta perkembangan kondisi para siswa.

Penulis: Hero

Editor : Tim Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan