oleh

Korban Terus Bertambah, 416 Orang Bergejala dan 63 Dirawat dalam Dugaan Keracunan MBG Gembong

Cakranusantara.net, Pati || Korban dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Gembong 1 terus bertambah. Hingga Kamis (11/9/2026) pukul 14.00 WIB, tercatat 416 orang mengalami gejala, dengan 63 orang harus menjalani rawat inap di sejumlah fasilitas kesehatan.

Data terbaru tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pati, Sudiono.

Dari 416 orang yang mengalami gejala, sebanyak 322 orang menjalani rawat jalan, sementara 63 lainnya masih mendapatkan perawatan inap di RSUD RAA Soewondo, RS Mitra Bangsa, RS KSH, dan RS Fastabiq Sehat.

Jumlah tersebut menjadi perhatian serius karena korban berasal dari sejumlah satuan pendidikan dan kelompok masyarakat yang menerima makanan MBG dari SPPG Gembong 1.

Hingga batas waktu pembaruan data, RS KSH menangani pasien rawat inap terbanyak, yakni 28 orang, disusul RS Mitra Bangsa 15 orang, RSUD RAA Soewondo 14 orang, dan RS Fastabiq Sehat enam orang.

Baca juga : Dugaan Keracunan MBG di Pati, 269 Orang Terdampak: BGN Suspend SPPG Gembong 1, Pemkab Audit 172 Dapur

Sementara pasien rawat jalan sebanyak 322 orang terdiri dari 95 orang dari SMP Negeri 1 Gembong, 157 orang dari MTs Negeri 3 Pati, 11 orang dari MTs Manbaul Ulum, 18 orang dari Posyandu, 38 orang dari SDN Gembong 03, dan tiga orang dari Puskesmas Gembong.

Dengan angka korban yang terus bertambah, perhatian kini tertuju pada penanganan seluruh pasien sekaligus pengungkapan penyebab munculnya gejala secara massal tersebut.

Pemeriksaan terhadap makanan, bahan pangan, proses pengolahan, hingga distribusi menjadi bagian penting untuk memastikan sumber persoalan. Penyebab pasti dugaan keracunan tetap menunggu hasil pemeriksaan dan investigasi pihak berwenang.

Data ini merupakan cut off Kamis, 11 September 2026 pukul 14.00 WIB dan masih dapat berubah mengikuti perkembangan penanganan di lapangan.

Komentar

Tinggalkan Balasan