oleh

Aparat Gabungan Serbu Lapas Pati, Barang Terlarang Ditemukan dari Balik Hunian

Cakranusantara.net, Pati || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati memperketat pengawasan keamanan dengan menggelar razia gabungan dan tes urine terhadap warga binaan, Selasa (22/9/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 18.00 WIB tersebut melibatkan jajaran Lapas Pati bersama personel Kodim 0718 Pati, Polresta Pati, Dokpol, serta Brimob Pati. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari deteksi dini sekaligus upaya mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

Razia diawali apel kesiapan yang dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi. Dalam pengarahan teknis, seluruh petugas diminta menjalankan penggeledahan secara humanis namun tetap tegas serta berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP).

Penggeledahan kemudian dilakukan secara menyeluruh di kamar hunian Blok A, B, dan C. Petugas memeriksa badan warga binaan, barang-barang pribadi, kamar hunian, hingga sejumlah area di sekitar blok.

Sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi tempat penyembunyian barang terlarang turut disisir, termasuk sela-sela teralis, kamar mandi, tempat tidur, dan bagian lain di lingkungan hunian.

Dari kegiatan tersebut, petugas menemukan dan mengamankan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam Lapas. Seluruh barang temuan kemudian didata dan didokumentasikan sebelum diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Tak hanya penggeledahan, sebanyak 41 warga binaan juga menjalani tes urine yang dilakukan dengan pengawasan tenaga medis dari Lapas dan kepolisian.

Hasilnya, seluruh warga binaan yang menjalani pemeriksaan dinyatakan negatif.

Kepala Lapas Pati, Suprihadi, menegaskan bahwa razia gabungan tersebut merupakan bagian dari komitmen jajarannya dalam menjaga keamanan sekaligus memastikan proses pembinaan berjalan dalam situasi yang kondusif.

“Kami terus berkomitmen melakukan deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Razia ini bukan semata-mata mencari barang terlarang, tetapi juga memastikan lingkungan Lapas tetap aman, tertib, dan mendukung proses pembinaan. Kami mengapresiasi sinergi seluruh aparat yang terlibat, dan ke depan pengawasan akan terus kami tingkatkan,” tegas Suprihadi.

Menurutnya, sinergi antara petugas pemasyarakatan dan aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan Lapas.

Kegiatan razia gabungan dan tes urine tersebut berlangsung dengan tertib dan menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Lapas Pati dalam memperkuat pengawasan serta mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang di dalam lingkungan pemasyarakatan.

Komentar

Tinggalkan Balasan