oleh

Puluhan Warga Kembang Dukuhseti Geram, Hentikan Ratusan Dump Truk Pengangkut Batu Pencemar Udara

Pati – Cakranusantara.net | Puluhan warga Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati hentikan Ratusan Truk pengangkut Batu pencemar udara. Pasalnya, mereka merasa dirugikan karena harus setiap saat bersihkan rumahnya karena debu, Senin (25/3/2024).

Abdul, warga Desa Kembang mengatakan, bahwa ia merasa geram akan adanya dump truk pengangkut batu dari wilayah Jepara ke Pati. Lantaran membuat jalanan cepat rusak karena muatannya yang over load.

“Saya memiliki empat tuntutan pokok. Karena pastinya pemerintah Daerah tidak mendapatkan retribusi dari pihak penambang batu. Soalnya, wilayah tambangnya ada di Kabupaten Jepara,” terangnya.

Adapun ke-4 Tuntutan Aksi kami antara lain :
1. Kami nenuntut di perbaiki dan/ di aspal ulang dengan aspal hotmix.
2. Kami meminta dan /atau menunjukkan hardcopy IUP Tambang-Tambang yang sudah beroperasi. Apabila tambang yang sudah beroperasi belum memiliki IUP, Kami menuntut agar proses penambangan di hentikan.
3. Kami meminta RKAB tahun 2024 kepada semua perusahaan tambang yang sudah beroperasi.
4. Kami nenuntut transportasi tambang yang melewati jalan Tayu-Puncel di sesuaikan dengan kelas tonasenya.

“Segera perbaiki jalan yang rusak tersebut, dan kalau tidak punya ijin pertambangan berhentikan saja, serta muatannya harus menyesuaikan sesuai dengan kapasitas jalan tidak melebihi tonase, agar jalan tidak cepat rusak,” tuntutnya.

Jika tuntutan kami tidak digubris, maka pihaknya mengancam bakal mengeluarkan aksi yang lebih besar lagi dari yang sekarang. Soalnya, mereka sangat merugikan masyarakat sekitar.

“Mereka merasa dirugikan, selain jalanan cepat rusak debunya juga berkeliaran kerumah. Namun disitu tidak ada yang bertanggung jawab untuk menyirami jalan berdebu setiap saat, apalagi memberikan kompensasi kepada masyarakat sekitar yang dirugikan,” tutupnya. (Rohman)

Komentar

Tinggalkan Balasan