DPRD Pati Gelar Rapat Reses Tahap l Tahun 2022

PATI – Cakranusantara.net | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati berasama Bupati Pati, melaksanakan kegiatan penyampaian hasil resses tahap 1 tahun 2022 periode 2019-2024.

Bupati Pati Haryanto dalam rapat menyampaikan penyampaian hasil resses tahap 1 (Satu) tahun 2022, periode tahun 2019-2024. Yang kemudian ditanggapi Ketua DPRD Pati, mudah-mudahan penyampain hasil resses tahap itu bisa menjadi masukan maupun aspirasi dari masyarakat bisa masuk ke RKPD tahun 2023.” Kata Ali Badrudin. Senin (06-06-2022).

Untuk rapat paripurna yang kedua sendiri, terkait dengan laporan pertanggung jawabapan atau penyampaian laporan pertanggung jawaban, tentang penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pati tahun 2021.

“hari ini clear di laporkan Bupati Pati dan sudah kami terima di forum ini dan sah resmi.” Tambah Ali Bahrudin Ketua DPRD Pati.

Kemudian, besok kita lanjutkan rapat masing-masing Fraksi untuk melakukan pandangan umum dan sikap masing-masing Fraksi terhadap laporan pertanggung jawaban Bupati tersebut, yang mana nanti akan di sampaikan hari rabu 08-06-2022.”ungkapnya.

Di singgung terkait Anggota DPRD yang hadir dalam rapat hari ini cukup tinggi ada 40 anggota, akan tetapi kami tadi sudah rapat dengan BK untuk segera memanggil anggota DPRD yang bolos lebih dari 6 kali.

“Mereka datang cuma tanda tangan kemudian pulang, itu juga menjadi catatan kami biar BK bekerja memanggil teman-teman baru melaporkan kepada pimpinan, kemudian pimpinan baru memanggil yang bersangkutan.” Tegasnya.

(Ts/CN)

Diduga Makan Gaji Buta, Sejumlah Anggota DPRD Pati Tidak Ikut Rapat Raperda

Pati – Cakranusantara.net | Rapat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembangunan Kawasan Industri tahun 2022-2042 di gedung DPRD kabupaten Pati banyak kursi kosong belum di tempati, diduga makan gaji buta.

Dari amatan awak media di ruang paripurna pasca penyampain jawaban Bupati Pati Haryanto tentang pandangan umum para Fraksi di ruang Paripurna tampak banyak anggota yang tidak hadir dalam rapat. Dari 50 anggota DPRD Pati yang hadir hanya 16 anggota, padahal di buku absensi tertulis 26 anggota.

Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin saat ditemui sejumlah wartawan diruang kerjanya selesai pimpin jalannya rapat paripurna membenarkan hal tersebut.

“Dari 50 anggota DPR yang hadir cuma 16, padahal di buku absen tercatat ada 26 orang anggota.” sesalnya. Rabu (25/5/2022).

Tidak hanya saat rapat paripurna kali ini saja banyak anggota DPR yang bolos, bahkan pada saat rapat lainpun masih banyak kedapatan anggota DPRD yang hobi sekali bolos saat rapat.

“Yang pasti diberikan peringatan, satu kali, dua kali sampai tiga kali, jika masih di abaikan, maka ada sangsi yang akan diberikan sampai di copot dari keanggotaan, kita serahkan saja sama Badan Kehormatan (BK),” jelasnya.

Menurut Ali Badrudin, sebagai Wakil Rakyat harus bisa memberi contoh dan tanggung jawab, sebab hak mulai dari fasilitas, tunjangan, gaji bulanan bahkan sampai akomodasi itu semua dari uang Rakyat, kewajiban wakil rakyat juga harus di jalankan.

“Kita itu digaji rakyat, fasilitas dan tunjangn kita ambil, bahkan sampai akomodasi pun ada, akan tetapi tanggung jawab tidak dijalankan, apa tidak malu sama rakyat,” pungkasnya.

(Nanang-Cn)

Gedung DPRD Pati di Geruduk Ribuan Warga

PATI – Cakranusantara.net | Ribuan Warga Geruduk Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Gelar aksi Demo besar-besaran. Pasalnya kebijakan pemerintah memberatkan Nelayan.

Peserta demo didominasi para nelayan dengan menggunakan motor roda dua, mobil pick up dan alat pengeras suara mereka berorasi di depan gedung DPRD Kabupaten Pati.

“Kami menentang kebijakan yang tak berpihak kepada nelayan, kepada pelaku perikanan. Sehingga kapal mengalami kerugian kemunduran sehingga berdampak kepada ABK,” ujar Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Hadi Sutrisno, Sabtu, (14/5/2022) pukul 09.20 WIB didepan Gedung Dewan.

Ditambahkan, menurutnya kebijakan pemerintah dinilai tak berpihak kepada mereka. Lantaran kebijakan itu, ribuan nelayan tidak bisa bekerja.

“Kami meminta jangan sampai nelayan sengsara. Kami sudah berjuang ke mana-mana. Tapi belum kunjung berhasil,” imbuh Hadi.

Sementara, salah satu tuntutan mereka adalah meminta kepada pemerintah menurunkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kepada nelayan dari 10 persen menjadi 5 persen.

“Kebijakan PNBP sangat memberatkan. Kami meminta kepada menteri keuangan agar aturan PNBP yang mencekik perikanan dibatalkan. Aturan ini tidak berpihak kepada nelayan,” ujarnya.

Kedatangan di Gedung Dewan kali ini, guna meminta dukungan Pimpinan DPRD Kabupaten Pati, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Kabupaten Pati) Edy Martanto dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah Fendiawan Tiskiantoro yang hadir menemui para peserta Demo.

Dengan menyerahkan surat pernyataan sebagai simbol dukungan langkah yang dilakukan oleh para paguyuban nelayan Kabupaten Pati yang telah ditandatangani. Mereka meminta surat pernyataan dan tuntutan para nelayan akan disampaikan kepada pemerintah pusat.

“Pada prinsipnya kami mendukung langkah-langkah yang dilakukan paguyuban nelayan,” kata Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin.

Setelah diterima Ketua DPRD Pati, para peserta aksi pun membubarkan diri. Mereka para demonstran pergi meninggalkan lokasi.

(Mds-CN)

Stadion Joyokusumo Belum Memenuhi Standar Fifa, Ini Jawaban DPUPR

PATI – Cakranusantara.net| Polemik Stadion Joyokusumo yang belum bisa digunakan untuk Putaran liga Nasional, DPUPR menjawab.

Kepala DPUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) Kabupaten Pati melalui Bidang Cipta Karya Arif mengaku bahwa lapangan stadion Joyo Kusumo memang belum layak untuk menggelar pertandingan Liga 3 putaran nasional.

“Untuk menggelar Liga itu bukan masalah rumput, namun untuk tribun, kamar mandi dan lain-lain itu juga belum layak,” ungkap Arif beberapa waktu lalu.

Meski dianggap tidak layak, namun Arif mengaku belum ada rencana untuk melakukan rehab agar stadion Joyo Kusumo bisa dijadikan untuk menggelar Liga nasional.

“Kalau itu saya tidak bisa komentar, karena itu kewenangan pimpinan daerah dan DPRD selaku penentu Anggaran,” ujarnya.

Meski begitu, Dari DPRD ada sedikit wacana apakah harus membuat lapangan lagi atau tidak lantaran stadion Joyo Kusumo dianggap tidak memenuhi syarat.

“Ada wacana DPRD apakah itu harus membuat lapangan lagi atau tidak, sebab apabila harus mengotak atik lapangan Joyo Kusumo itu percuma, sebab kalaupun harus memperbaiki rumput, dikawatirkan jangan sampai yang lain jadi rusak,” katanya.

Pekerjaan proyek Joyo Kusumo sebelumnya dibuat 1 paket, namun karena terkendala recofusing sehingga harus dibuat tidak satu paket.

“Untuk rumput di Stadion Joyo Kusumo sudah standar Fifa, namun apabila, ingin mengejar target agar bisa mendapatkan sertifikat maka harus mendatangkan tim ahli dari Hongkong, dan itu harus mendatangkan sendiri,” terangnya.

(Mh-CN)

DPC PDIP Kabupaten Pati, Ikuti Gelar Lomba SiCita Tingkat DPP

Pati – Cakranusantara.net| Dalam rangka menindaklanjuti intruksi DPP PDI Perjuangan, untuk membumikan senam SiCita (senam cinta tanah air) yang terus digalakkan di tingkat PAC maupun DPC kabupaten juga DPD di seluruh kader kader di Indonesia di adakan lomba bersama tingkat DPP.

Senam SiCita tujuannya adalah untuk membuat masyarakat sehat, jika tubuh sehat terdapat jiwa yang kuat. Karena senam ini adalah olahraga yang bisa dilakukan semua semua orang, baik muda, tua dan semua umur untuk mengolahragakan masyarakat melalui senam SiCita ini,” terang ketua DPRD kab. Pati H. Ali Badrudin, S.E. Sabtu (30/04/22).

Senam SiCita ini menjadi modal utama dalam menyehatkan masyarakat Indonesia, untuk itu DPP Perjuangan melalui kader kadernya, mengelar lomba senam SiCita melalui masing masing DPC dan DPD dengan mengirimkan perwakilan lomba dengan melalui vidio untuk dilakukan penilaian oleh dewan juri dari DPP,” sambung Ali Badrudin, S.E.

Kami sudah menyeleksi 1 tim yang terdiri 7 instruktur terbaik yang ada di Pati dan lainnya adalah kader wanita PDI Perjuangan yang ada di kab. Pati sendiri, yang mengkoordinir ratusan club senam sehat itu sendiri,” ujar ketua DPRD kab. Pati.

Adapun koordinator Instruktur senam yakni Endang (mama docint), yuli, ita, erna, wulan seo, wati, nining, bahwa dalam rangka untuk mengikuti lomba senam SiCita PDI Perjuangan tingkat DPP PDI Perjuang pusat, kami telah maksimal sedangkan untuk hasil, biar dewan juri dari DPP Pusat yang menentukan,” tutur mami DoCint (Endang).

Juga nanti akan berlanjut senam SiCita (senam cinta tanah air) masal untuk memecahkan rekor muri tgl 20 Mei 2022 nanti serentak di adakan di seluruh DPD dan DPC se- Indonesia.

Mensana in corpore sano adalah tekat kuat di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, dengan di adakan lomba senam SiCita ini dapat memberikan energi kesehatan bagi seluruh warga Indonesia yang saat ini terkena pandemi.

Maka itu melalui kader kader harapan Bangsa, wabah dan virus senam SiCita ini terus digaungkan di seluruh pelosok penjuru tanah air, sampai negeri Indonesia ini sehat, masyarakat Indonesia juga sehat,” tutup H. Ali Badrudin, S.E.

(Mh-CN)