oleh

Pintu Kamar Mandi Jadi Awal Keributan, Pria di Tayu Kena Tusuk Pisau Lipat

Cakranusantara.net, Pati || Insiden penusukan terjadi di sebuah rumah kos di Desa Jepat Lor, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Seorang pria, Achmad Khoirul Anwar, mengalami luka pada paha sebelah kiri setelah diduga ditusuk menggunakan pisau lipat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut bermula ketika Eric Aryanto hendak kembali ke rumah kos milik Andi Buchori yang berada di Desa Jepat Lor, RT 5/RW 3, Kecamatan Tayu.

Saat Eric hendak masuk ke dalam kos, Vivi Damayanti yang disebut sebagai istri pelaku melihat kedatangannya dari jendela. Setelah Eric masuk, Vivi sempat meminta Eric membeli nasi. Namun, permintaan tersebut tidak diikuti.

Eric kemudian masuk ke dalam kos dengan maksud buang air kecil. Saat membuka pintu kamar mandi, ia disebut merasa pintu tersebut seperti mengganjal. Tidak lama kemudian, Achmad Khoirul Anwar keluar dari kamar mandi.

Melihat kondisi tersebut, Eric diduga tersulut emosi. Ia kemudian mengambil pisau lipat yang berada di sebelah akuarium di dalam kos dan menusukkannya ke arah Achmad.

Tusukan tersebut mengenai paha sebelah kiri korban hingga menyebabkan luka dan pendarahan.

Korban kemudian mendapat pertolongan dan dibawa ke Rumah Sakit Keluarga Sehat (KSH) Tayu untuk menjalani perawatan medis.

Dalam perjalanan menuju rumah sakit, Eric disebut membuang barang yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut di sepanjang jalan, tepatnya di sekitar area persawahan dekat RS KSH. Tindakan itu disebut dilakukan karena yang bersangkutan diduga panik setelah kejadian.

Sementara itu, bercak darah yang ditemukan di depan rumah kos membuat saksi di lokasi melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Tayu.

Peristiwa tersebut selanjutnya ditangani pihak kepolisian. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara lengkap rangkaian kejadian, motif dugaan penusukan, serta keberadaan barang bukti yang diduga dibuang di sekitar lokasi.

Hingga berita ini ditulis, informasi mengenai proses hukum terhadap pihak yang diduga terlibat masih menunggu keterangan resmi dari kepolisian.

Komentar

Tinggalkan Balasan