oleh

DPRD Pati Bersama Bupati Laksanakan Rapat Paripurna Raperda

Pati – Cakranusantara.net | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Jawa Tengah laksanakan kegiatan rapat paripurna Raperda, di Gedung DPRD Kabupaten Pati.

Penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Raperda terkait pertanggung jawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pati tahun 2021, dilanjutkan pengumuman akhir masa jabatan (AMJ) dan usulan pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Pati masa jabatan tahun 2017-2022.

Turut hadir dalam penyampaian pandangan umum fraksi tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Pati tahun 2021, Bupati Pati Haryanto dan Wakil Bupati (Wabup) Pati Saiful Arifin.

Ketua DPRD Pati Ali Badrudin mengatakan, AMJ Bupati Pati dan Wabup Pati pada hari ini telah di sampaikan dan usulkan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Gubernur, sesuai amanah Undang-Undang nomer 23 tahun 2014 Pasal 78 dan 79, yang sudah menjadi kewajiban kami pimpinan DPRD.

“Tentunya kami ucapan terima kasih beserta apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap Bupati Pati dengan capaian-capain yang telah di capai termasuk WTP 7 kali bertutut-turut, kemudian peningkatan di bidang ekonomi, yang kami yakini nanti akan mengalami kemajuan, dan di bidang insfraktutur yang sudah hampir selesai, meskipun saat ini tahun 2022 curah hujannya cukup tinggi dan panjang menyebabkan banyak jalan yang rusak, akan tetapi Bupati sudah berupaya semaksimal mungkin dan ini tidak hanya terjadi di Pati, tapi khusunya di wilayah Jawa Tengah.” kata Ketua DPRD Pati. Rabu (08-06-2022).

Sementara itu, Haryanto saat di wawancarai mengatakan, terkendala karena aturan, kita ini kan sudah 2 (Dua) periode dan wakil bupati 1 (Satu) periode, kita tinggal nunggu 2 bulan setengah, karena belum ada pilkada (Pilihan Kepala Daerah) nanti akan di tunjuk PJ, tinggal nanti Pj nya siapa kita belum tahu.” Tuturnya.

Untuk 2 (dua) bulan setengah kedepan kita akan menyelesaikan program-program yang belum di selesaikan, karena tahun anggaran itu kan sampai akhir Desember. jadi fokusnya pada penyelesaian masalah jalan yang sudah di lelang maupun yang belum akan kita pacu agar segera di bangun dan dilaksanakan.

“9 (Sembilan) titik sudah ada pemenang lelangnya, di tambahkan yang baru di lelangkan juga sudah ada pemenangnya, kita akan pacu juga agar segera di kerjakan, dan jangan sampai nanti yang di salahkan pemerintah terus.” Katanya.

Secara keseluruhan, lanjut Haryanto, semua sudah sesuai dengan RPJRW visi dan misi sudah selesai dan clear semua, karena kita sudah anggarkan dari tahun 2022 sampai akhir Desember ini. 

“Jadi nanti kalau dilaksanakan di akhir Desember itu juga rencana sesuai visi dan misi, untuk tahun 2023 kita juga punya kewenangan, untuk mengusulkan tindak lanjut dari program-program yang dahulu.” Tutupnya.

(Ts/CN)

Komentar

Tinggalkan Balasan