Bupati Pati Monitoring Pilkades PAW Serentak di Empat Kecamatan

 

Pati – Cakranusantara.net | Bupati Pati Haryanto monitoring pelaksanaan Pilihan Kepala Desa (Pilkades) Pergantian antar waktu (PAW) di Desa/ Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Secara serentak pelaksanaan Pilkades PAW dilakukan pada empat Desa dalam empat Kecamatan, meliputi Desa Kembang Kecamatan Dukuhseti, Desa Sumerak Kecamatan Margoyoso, Kecamatan Batangan desa Bumimulyo , dan Desa/ Kecamatan Sukolilo Sukolilo.

“Secara umum mulai tadi malam sampai dengan hari ini berjalan lancar dan aman karena jumlah pemilihnya juga terbatas dan masyarakat animonya cukup bagus,” terang Haryanto.

Ia pun berpesan agar mereka yang berkompetisi dalam Pilkades PAW ini harus siap kalah dan juga siap menang.

“Harapan ke depan semoga bisa memaksimalkan program-program yang sudah direncanakan Kepala Desa (Kades) yang dulu. Selain itu yang terpilih mudah-mudahan bisa melayani masyarakat dengan baik,” sambungnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan agar Kades PAW terpilih berhati-hati dalam pengelolaan ADD dan Dana Desa. Itu untuk pembangunan dan masyarakat, sehingga harus berhati-hati karena bisa berurusan dengan kajari dan Polisi”, tambahnya.

Terkait penetapan hasil Pilkades PAW ini, kalau tidak ada masalah ada jeda waktu 3 hari, bila tidak ada komplain maka kita usulkan dan kita jadwalkan untuk mengikuti pelantikan,” pungkasnya.

(fn3 /FN /MK)

Selisih 24 Suara, Pilkades PAW Desa Kembang Berakhir Kondusif

 

Pati – Cakranusantara.net | Setelah satu jam penghitungan suara, akhirnya mantan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Dukuhseti, Suparlan akhirnya memenangi Pilkades PAW Kembang. Suparlan menang dengan selisih 24 suara.

“Setelah penghitungan suara nomor urut satu memperoleh 116 suara. Sedangkan nomor urut 2 mendapatkan 92 suara. Sehingga nomor urut satu atas nama Suparlan yang berhak menjadi Kades PAW Kembang untuk masa jabatan empat tahun mendatang,” jelas Supriyadi, Ketua Pilkades PAW Kembang.

Ditambahkan, total dari 213 hak pilih hanya 210 yang menggunakan suaranya. Hingga penghitungan suara berakhir ada 2 suara yang dinyatakan tidak sah.

“Dua suara yang tidak sah karena ada coblosan ganda. Selanjutnya, hasil ini akan kita buatkan berita acara untuk diserahkan ke BPD. Selanjutnya akan diusulkan ke bupati untuk dilantik sebagai kades terpilih,” pungkas Supriyadi.

Diketahui selain Kembang, Kecamatan Dukuhseti ada tiga desa lain yang hari ini, Sabtu 23 Juli 2022 yang menggelar Pilkades PAW. Yaitu Desa Semerak (Margoyoso) , Bumimulyo (Batangan), dan Desa (Sukolilo).

(Ed-Red CN)

240 Anak Asuh Dapat Bantuan GNOTA dan Baznas

 

Pati – Cakranusantara.net | Bupati Pati Haryanto menghadiri kegiatan pemberian bantuan untuk anak asuh. Sebanyak 240 anak asuh/ pelajar yang berasal dari keluarga kurang mampu, berkumpul guna menerima bantuan dari GNOTA dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Bertempat di Pendopo Kabupaten, Jawa Tengah.

Mereka terdiri atas 155 siswa SD/sederajat, 60 anak asuh siswa SMP/sederajat, dan 25 siswa SMA/sederajat.

Bupati Pati Haryanto dalam sambutannya mengatakan, bantuan dari Lembaga GNOTA ini tiap tahun selalu diberikan pada anak-anak dari keluarga kurang mampu. Tujuannya supaya mereka masih bisa melanjutkan sekolah meski memiliki keterbatasan ekonomi.

“Bantuan ini paling tidak sedikit membantu. Sebab, kami juga memberikan bantuan beasiswa untuk yang SD mau ke SMP dan SMP yang mau masuk ke SMA. Ini khusus kepada mereka yang berprestasi namun tidak mampu perekonomiannya”, jelasnya, Rabu (20/7/2022).

Bupati pun menegaskan bahwa bantuan ini semata – mata agar para anak asuh jangan sampai putus sekolah dan dapat terus melanjutkan pendidikannya.

“Minta tolong bapak ibu guru yang mendampingi agar anak – anaknya dikawal sampai pulang ke rumah. Jangan sampai hilang itu bantuannya, juga kalau bisa jangan digunakan untuk menukar HP yang baru. Tapi untuk membeli buku, tas dan perlengkapan sekolah lainnya”, pesan Haryanto.

Meski nilai bantuan belum seberapa, Bupati menyebut bahwa ini merupakan peran serta dari organisasi yang memberikan bantuan kepada para anak asuh tersebut.

Haryanto berharap, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para siswa untuk kebutuhan pendidikan, bukan untuk pemenuhan kebutuhan lainnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga GNOTA Kabupaten Pati Musus Indarnani Haryanto menyebut, bantuan yang diberikan untuk tiap siswa SD sebesar Rp 150 ribu dari GNOTA dan Rp 200 ribu dari Baznas.

Adapun untuk siswa SMP/sederajat masing-masing Rp 250 ribu dari GNOTA dan Rp 200 ribu dari Baznas. Sementara, siswa SMA/sederajat mendapat Rp 350 ribu dari GNOTA dan Rp 200 ribu dari Baznas.

Pihaknya menyebut, bantuan ini dimaksudkan untuk meringankan beban anak sekolah dari keluarga tidak mampu, sekaligus memberi semangat dan motivasi agar mereka tidak sampai putus sekolah.

“Bantuan ini dimaksudkan untuk membantu pemenuhan kebutuhan perlengkapan sekolah siswa, antara lain sepatu, seragam, tas, dan alat tulis”, tutur Musus.

(fn1/FN/MK)

Bupati Ingatkan Calon Kades PAW Siap Kalah dan Siap Menang

 

PATI – Cakranusantara.net | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menggelar sosialisasi dan pembekalan bagi sejumlah desa di beberapa kecamatan yang segera melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pergantian Antar Waktu (PAW) pada Sabtu (23/7/2022) mendatang.

Sosialisasi yang bertempat di Ruang Pragolo Setda Pati, Rabu (20/7/2022) tersebut dipimpin Bupati Pati Haryanto didampingi Sekda Pati dan Kabag Bina Tata Pemerintahan Setda Pati.

Adapun peserta sosialisasi PAW tersebut ialah Desa Kembang Kecamatan Dukuhseti, Desa Bumimulyo Kecamatan Batangan Desa Semerak Kecamatan Margoyoso, Desa Sukolilo Kecamatan Sukolilo.

Untuk rincian jumlah calon peserta PAW ialah, Desa Kembang sebanyak 2 calon, Desa Semerak 2 calon, Desa Bumimulyo 3 calon dan Desa Sukolilo 3 calon.

Bupati Pati Haryanto dalam sambutannya menyampaikan, proses pelaksanaan pilkades PAW ini telah sampai pada tahapan menjelang pemungutan suara. Tahapan PAW harus dipedomani, sebab segala proses yang telah dilalui, tidak bisa diulang kembali.

“Tahapannya ini kan tinggal kampanye dan pemungutan suara. Sedangkan pada tahapan kampanye, tidak boleh ada arak – arakan oleh karena itu untuk para calon agar dapat mengendalikan para pendukungnya. Terlebih pendukungnya hanya sedikit”, tegas Bupati.

Haryanto mengimbau agar para calon siap kalah dan siap menang. Apapun hasilnya nanti, lanjut Bupati, tidak ada yang namanya hasilnya telah direkayasa. Terlebih jumlah peserta pemilih hanya sedikit. Haryanto mengingatkan agar para calon dapat menjaga kondusifitas.

“Karena semuanya sudah ditakdirkan dan PAW ini merupakan salah satu ikhtiar kita. Kalau diridhoi Allah, maka berhasil menjadi kepala desa. Kalau sudah terpilih menjadi kepala desa, ya harus kerja dengan baik melayani masyarakat”, jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya dalam kesempatan tersebut mengajak semua para calon untuk melakukan komitmen bersama. Hal ini bertujuan agar PAW dapat terlaksana dengan kondusif dan berjalan sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada. Apabila muncul persoalan salah satu calon dianggap curang dan lain – lain, maka harus melalui mekanisme yang telah disiapkan.

(po1/PO/MK)

Ratusan Peserta Capraga Gelar Demo di Alun-alun Pati

 

PATI –  Cakranusantara.net | Ratusan peserta Calon Perangkat Desa Gagal (Capraga) gelar aksi demo di alun-alun Kabupaten Pati.

Pihaknya menuntut Aparat Penegak Hukum (APH), DPRD, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk segera membongkar dugaan kecurangan pengisian perangkat desa.

Koordinator aksi demo Chundori menjelaskan, dalam aksinya, pihaknya menuntut segera bongkar kecurangan pengisian Perades. Dan segera menindaklanjuti laporan yang sudah masuk di Kepolisian.

“Kami menuntut aparat kepolisian untuk menindaklanjuti laporan soal perades dan segera lakukan Audit Forensik Hasil Tes melalui Sistem CAT yang dilaksanakan oleh UNISBANK Semarang. Semua pelaporan sudah masuk di kepolisian,” ucap Chundori kepada wartawan pada Rabu (20/7/2022).

Dikatakan Chundori, dirinya juga meminta agar tindak lanjut Pansus Angket tentang Pengisian Perades oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati segera dilaksanakan.

“Kami meminta usut semua pejabat mulai dari Kades, panitia pengisian tingkat desa, kecamatan, Kabupaten Bahkan Bupati nya jika memang terlibat kecurangan tersebut harus di tindak tegas, itu diantaranya mas,” ungkapnya.

Menurutnya, pelaksanaan pengisian perangkat desa beberapa waktu lalu banyak kejanggalan dan disinyalir rawan dengan kecurangan.

“Ada dugaan kuat dalam pengisian perangkat desa ini terjadi “Jual beli Jabatan”, sekali lagi kami meminta untuk dibongkar dan diusut secara tuntas,” tandasnya.

(Mds/CN)

Jelang AMJ, Haryanto dan Safin Pamit di Pertemuan PKK Kabupaten

 

Pati – Cakranusantara.net | Bertempat di Pendopo Kabupaten, Selasa, (19/7), Bupati Pati Haryanto dan Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin), menghadiri Pertemuan TP PKK Kabupaten Pati. Acara itu juga diikuti oleh TP PKK Kecamatan Se-Kabupaten Pati dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pati.

Dalam sambutannya, Bupati Pati Haryanto mengucapkan terima kasih, apresiasi, dan rasa bangganya pada keluarga besar TP PKK Kabupaten Pati, TP PKK Kecamatan dan Pengurus Dharma Wanita Persatuan.

“Terima kasih atas kerjasama dan dukungannya selama ini kepada kami jajaran Pemkab Pati, khususnya saya selaku Bupati selama dua periode dan bersama Pak Wakil selama satu periode”, ucap Haryanto di jelang Akhir masa jabatannya (AMJ) yang tinggal satu bulan itu.

Bupati juga mengatakan bahwa ada banyak pengalaman berharga, suka, maupun duka yang telah dilalui bersama TP PKK.

“Alhamdulillah berbagai prestasi mampu kita raih, pembangunan dapat berjalan dengan konstruktif dan memperlihatkan kemajuan. Lalu gerak roda perekonomian berjalan dengan lancar, pelayanan kepada masyarakat semakin baik hingga pemberdayaan masyarakat yang semakin berkembang positif”, tambahnya.

Semua itu tentunya, menurut Haryanto, tidak akan terwujud tanpa dukungan, kerjasama dan partisipasi dari semua pihak dan semua elemen masyarakat Kabupaten Pati termasuk TP PKK Kabupaten Pati, TP PKK Kecamatan, TP PKK Desa hingga Dasa Wisma dan juga pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pati.

Walaupun nantinya ada pergantian kepemimpinan, Haryanto berharap semuanya tetap bersatu dan mendukung program-program pemerintahan dan pembangunan.

“Hal ini semata-mata demi kebaikan, kemajuan dan kesejahteraan kita bersama warga masyarakat Kabupaten Pati”, imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih ada berbagai kekurangan, kekhilafan dan ketidaksempurnaan dalam memimpin Kabupaten Pati.

“Seperti pepatah tak ada gading yang tak retak, semoga berbagai kekurangan yang ada dan hal-hal yang kurang sempurna dapat tertutupi dengan kelebihan sumbangsih dari elemen pemerintahan dan elemen masyarakat lainnya”, jelas Haryanto.

Ia juga berpesan agar Pemkab dan Tim Penggerak PKK dapat manfaatkan waktu yang kurang lebih tinggal satu bulan tersebut, untuk menyelesaikan berbagai program dan kegiatan yang sudah direncanakan.

“Semoga semuanya dapat diselesaikan dengan baik dan kalau masih ada yang belum selesai bisa dilanjutkan oleh pemimpin selanjutnya bersama seluruh jajarannya”, ujar Bupati.

Senada dengan Haryanto, dalam sambutanya, Wakil Bupati Saiful Arifin (Safin) pun menyampaikan rasa terima kasih pada TP PKK Kabupaten Pati, TP PKK Kecamatan dan Pengurus Dharma Wanita Persatuan atas kerjasama dan dukungannya sehingga ia dapat menjalankan tugas sebagai Wakil Bupati mendampingi Bupati Haryanto selama lima tahun ini.

“Alhamdulillah berkat dukungan dari semua elemen masyarakat dan pemerintahan, saya bersama istri, Ibu umamah, secara bertahap dapat menyesuaikan diri, mendapat pengalaman dan dukungan dari berbagai pihak dalam pengabdian di Kabupaten Pati”, ujar Safin.

Wabup pun mengungkapkan bahwa jika Bupati selama ini fokus dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur, reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, pihaknya sebagai Wabup justru diberikan kesempatan untuk lebih banyak concern pada pemberdayaan ekonomi, kewirausahaan, kepemudaan, pendidikan, pariwisata dan pengembangan olahraga.

“Kami tentunya berharap apa yang telah kami lakukan berkenan di hati masyarakat dan membawa manfaat yang besar bagi kemajuan pembangunan, kemasyarakatan dan perekonomian dan peningkatan partisipasi serta prestasi pemuda Kabupaten Pati”, tambahnya.

Ia pun berharap agar dapat tetap berkontribusi bagi masyarakat dan Kabupaten Pati dengan peran lain setelah dirinya menyelesaikan pengabdian sebagai wakil bupati.

“Selanjutnya, sebagai manusia biasa kami juga tentunya menyadari bahwa kami tidak luput dari berbagai kekurangan dan kekhilafan, untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf yang sedalam – dalamnya kepada Bapak Ibu semua, khususnya kepada Bapak Bupati dan Ibu-Ibu yang tergabung dalam Tim Penggerak PKK Kabupaten Pati serta Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pati”, pungkasnya.

(fn3 /FN /MK)

Bupati Pati Kembali Tinjau Lokasi Bencana Banjir di Kecamatan Margoyoso

 

Pati – Cakranusantara.net | Bupati Pati Haryanto tinjau langsung proses perbaikan tanggul sementara di dua desa yang terdampak cukup parah. Yakni di Desa Tunjungrejo dan Desa Bulumanis Kidul Kecamatan Margooyoso.

Bupati yang didampingi Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, menyebut Pemerintah Daerah sudah berupaya cukup maksimal untuk menangani dampak banjir bandang yang terjadi pada beberapa hari lalu.

Bupati Haryanto yang juga turut didampingi Kapolres Pati, Wakapolres Pati, Kepala BPBD serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pati tersebut sempat membantu menata karung yang berisi pasir guna untuk membuat tanggul darurat bersama warga setempat.

“Jadi sejak tanggal 14 kita semuanya bergerak. Dari Pemda, dari TNI, dari Polri dari relawan, BPBD bahkan dari tetangga daerah juga ikut berpartisipasi dalam rangka untuk menangani banjir bandang yang ada di Desa Bulumanis Kidul maupun Tunjungrejo ini,” katanya saat diwawancarai (18/07/2022).

Haryanto menegaskan, bahwa upaya-upaya pemerintah saat ini sudah secara maksimal dilaksanakan untuk membantu penanganan pasca banjir bandang. Ia menyebut saat ini ada dua penanganan yang harus diutamakan. Yang pertama adalah warga yang terkena dampak cukup parah sehingga tidak bisa memasak lantaran rumahnya hilang tersapu banjir. Dalam hal ini Pemerintah Daerah telah menyiapkan persediaan makanan dari dapur umum Dinas Sosial Kabupaten Pati.

Yang Kedua, Haryanto akan memfokuskan untuk penanganan tanggul sementara guna mengantisipasi jika ada hujan turun yang dapat mengakibatkan luapan air kembali.

“Karena tanggul ini adalah upaya untuk mencegah supaya jangan sampai terjadi kalau ada banjir. Setelah tanggul ini terpenuhi baru nanti pembersihan lahan yang ada disekitarnya ini. Nanti baru kita pembangunan rumah,” jelasnya.

Untuk pembangunan rumah warga korban banjir bandang tersebut, Haryanto mengisyaratkan bahwa dirinya akan meminta dari Corporate Social Responsibillity (CSR) Bank Jateng, Baznas serta dari Pemerintah Daerah.

“Yang jelas nanti kita meringankan beban itu, karena ini harus disonggo bersama-sama karena jumlahnya ada 14 rumah di Bulumanis Kidul, kemudian 18 rumah ada di Tunjungrejo, karena di Tunjungrejo kan ada yang rusak berat ada yang ringan ada yang hilang sama sekali.” Tandasnya.

Dalam musibah banjir bandang ini, Haryanto menyebut total kerugian yang ditimbulkan mencapai 32 miliar. Nominal tersebut dihitung secara keseluruhan meliputi empat kecamatan. Yakni Kecamatan Pati, Kecamatan Trangkil, Kecamatan Wedarijaksa serta Kecamatan Margoyoso.

Beberapa kerusakan dan kerugian tersebut diantaranya sektor pertanian, perikanan serta rumah dan fasilitas lainya.

Haryanto berharap penanganan paska banjir ini mudah-mudahan segera terealisasi sehingga masyarakat bisa kembali kerumahnya masing-masing dan beraktifitas. Jika tidak ada kendala Haryanto memperkirakan penanganan tanggul ini sudah dapat ditangani dengan baik.

“Kalau yang nanti di Bulumanis Kidul itu kan sudah hampir selesai. Nanti kalau sudah selesai kita arahkan ke sini (Tunjungrejo) biar bisa membantu penanganan yang disini,” pungkasnya.

(po5/PO/MK)

 

Pemkab Luncurkan Gerai Sunday Morning Service Guna Permudah Izin Usaha

 

Pati – Cakranusantara.net | Gerai Sunday Morning Service (SMS), Minggu pagi (17/7) diluncurkan, Bupati Pati Haryanto menyebut jika layanan ini gratis untuk masyarakat.

Hal itu ditegaskan Bupati Haryanto sesaat sebelum peluncuran SMS dilaksanakan di depan kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), kompleks Alun-Alun Pati.

Bupati bersama Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin), Sekretaris Daerah Pati Jumani dan Kepala DPMPTSP Riyoso, kemudian secara simbolis melepaskan balon sebagai tanda bahwa gerai SMS resmi diberlakukan.

Dalam sambutanya, Haryanto mengatakan bahwa peluncuran gerai SMS ini dimaksudkan untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan perizinan berusaha. Hal itu, lanjutnya, juga dilakukan dalam rangka memberikan kesempatan usaha kepada masyarakat agar roda perekonomian khususnya di wilayah kabupaten Pati, dapat kembali tumbuh dan bergeliat.

“Jadi untuk pelayanan perizinan itu kan sudah dipusatkan di Mall Pelayanan Publik (MPP). Kemudian ada keluhan-keluhan yang harus kita bantu, jadi DPMPTSP ini memfasilitasi, jangan sampai ada keluhan-keluhan mengurus perizinan yang dipersulit. Kita sudah luar biasa memberikan kemudahan, izin tidak ada yang mbayar alias gratis. Baik itu investasi apapun, kecuali itu resmi”, ujar Bupati Haryanto.

Selain mengurus perizinan berusaha, Haryanto menyebut gerai Sunday Morning Service (SMS) ini juga melayani beberapa perijinan lain diantaranya adalah fasilitas Nomor Induk Berusaha ( NIB ) untuk Usaha Mikro Kecil (UMK), lalu ada NIB Drive Thru dimana pendaftarannya melalui bit.ly/drivethruosscepet. Selain itu terdapat konsultasi perizinan berusaha berbasis resiko (OSS RBA), konsultasi Laporan Kegiatan Penanaman modal (LKPM), dan masyarakat juga bisa melakukan pengaduan terkait kendala perizinan melalui nomor pengaduan di aplikasi whatsApp 081336360788.

Bupati Haryanto berharap agar layanan SMS ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya guna menumbuhkan perekonomian di Pati. Dan jika dalam mengurus perizinan, masyarakat menemukan kesulitan-kesulitan maka petugas dari DPMPTSP akan memandu pelayanan yang diajukan.

“Oleh karena itu, pagi hari ini kita launching, kita sosialisasikan kepada masyarakat bahwa layanan perizinan kita dari dulu tidak main-main. Termasuk investor dan lain-lain kalau merasa terganggu, merasa dipersulit laporkan kepada saya, laporkan kepada pak wakil dan laporkan kepada pak Sekda dan semuanya. Nanti akan kita atasi”, tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin usai melepaskan balon peluncuran program SMS menyebut jika saat ini pemerintah sangat membuka lebar program-progam pelayanan untuk mempermudah izin berusaha bagi masyarakat.

“Sehingga melalui program aplikasi Sunday Morning Service ini kita bisa lebih mudah mengurus izin-izin usaha, yang saat ini sudah terpusat di Mall pelayanan Publik dan tentunya ini gratis.

Perekonomian kita, UMKM kita harus tumbuh. Untuk itu kita sama-sama harus membantunya”, pungkasnya.

(fn5 /FN /MK)

Jamaah Haji Kloter Pertama Asal Pati Tiba di Donohudan

 

Pati – Cakranusantara.net | Kepulangan jemaah haji Kloter pertama Embarkasi Solo asal Kabupaten Pati dari Tanah Suci disambut langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jateng Taj Yasin Maimoen, didampingi Bupati Pati Haryanto, Sekda Pati, Asisten Administrasi Umum dan Kepala perangkat daerah terkait, Sabtu (16/7).

Sesuai rencana Putra KH Maimoen Zubair itu menyambut sekaligus melepas jemaah haji kembali ke daerah asalnya di gedung Muzdalifah Asrama Haji Donohudan, Boyolali.

Bupati Pati Haryanto bersyukur jemaah haji kloter pertama Kabupaten Pati telah tiba di tanah air dan sampai di gedung Muzdalifah asrama haji Donohudan, Boyolali.

“Penyambutan jemaah haji di Donohudan, Boyolali sebagai wujud syukur kami, bahwa perjalanan para jemaah dari Kabupaten Pati berjalan sukses. Mereka menjalankan ibadah haji dengan lancar dan pulang dengan selamat,” ungkap Bupati.

Tak lupa Bupati menyampaikan terima kasih kepada Wagub Jateng, Kanwil Kemenag DIY dan instansi terkait yang telah membantu jamaah haji kloter pertama dari Kabupaten Pati yang diterima dengan senang hati.

“Mudah- mudahan menjadi haji yang mabrur. Dan langsung kami berangkatkan pulang ke Kabupaten Pati karena keluarga sudah menunggu di Pendopo, alun-alun dan sekitarnya,” ujarnya.

Bupati mengatakan warga Pati yang menjalani ibadah haji tahun ini telah difasilitasi dengan baik. Ia juga mengungkapkan tidak ada persoalan dan ibadah di tanah suci berjalan dengan baik tidak ada halangan satu apapun.

(po3/PO/MK)

Tanggul Suwatu Jebol, Bulumanis Terkena Dampak Banjir Bandang

 

Pati – Cakranusantara.net | Bupati Haryanto tinjau kondisi Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, usai terjadinya banjir bandang pada Kamis (14/7/2022) dini hari.

Banjir bandang terjadi karena tanggul Sungai Suwatu jebol akibat tidak kuat menahan tingginya debit air setelah terjadi hujan deras semalaman.

Saat Haryanto dan jajarannya tiba di lokasi sekira pukul 14.30 WIB, air sudah surut. Menyisakan endapan lumpur yang menumpuk di jalanan dan rumah-rumah warga.

Menurut Haryanto, banjir bandang kali ini cukup parah. “Kami menginventarisir dampak banjir bandang ini. Dampaknya cukup berat karena ada 13 rumah yang roboh, hanyut terbawa banjir, di Desa Bulumanis Kidul. Kemudian di Desa Tunjungrejo ada 12 rumah rusak, dan di Desa Sekarjalak rusak ringan,” ucap dia.

Haryanto mengatakan, untuk penanganan cepat, pihaknya mendahulukan suplai makanan untuk warga. Hal ini mendesak karena warga tidak bisa memasak akibat dampak banjir.

“Bantuan makanan datang dari PMI, relawan, komunitas, Dinsos, dan Kemensos. Nanti juga ada dapur umum kami tempatkan dekat Balai Desa Bulumanis Kidul. Gudang di PMI juga saya minta dimanfaatkan sebagai dapur umum untuk memback up, yang penting kebutuhan pangan warga tercukupi,” ujar dia.

Setelah itu, lanjut Haryanto, pihaknya memetakan kebutuhan-kebutuhan lain yang dibutuhkan korban banjir.

“Rumah rusak, sudah barang tentu pemerintah akan membantu. Kasihan karena dokumen-dokumen penting juga hanyut terbawa banjir,” ucap dia.

Haryanto meminta masyarakat bersabar dan tidak saling menyalahkan. Ia meminta masyarakat bersatu padu menyikapi musibah ini dan mencari solusi terbaik.

Terkait kondisi listrik yang padam hingga sore hari ini, Haryanto sudah menghubungi Manajer PLN Juwana. Listrik akan segera dinyalakan lagi.

“Dipadamkan tadi atas permintaan kades. Sebab dalam kondisi banjir, berbahaya kalau terjadi korsleting,” ujar dia.

Adapun mengenai tanggul yang jebol, pihaknya akan melakukan penanganan sementara terlebih dahulu setelah banjir sepenuhnya surut. Akan dibuat tanggul darurat. Sebab, penanganan permanen membutuhkan waktu dan anggaran khusus.

Saat ini, alat-alat berat juga telah diterjunkan untuk membersihkan desa dari endapan lumpur. Satu unit ekskavator juga diterjunkan untuk mengevakuasi sumbatan di bawah jembatan di Jalan Juwana-Tayu, turut Desa Sekarjalak.

Namun, menurut Haryanto, ekskavator saja tidak cukup untuk mengatasi sumbatan di bawah jembatan.

“Maka saya perintahkan Kepala DPU, karena ekskavator saja tidak akan bisa mengatasi, kami turunkan manual dengan gergaji mesin, bambu itu sudah kayak benang ruwet. Harus dipotong-poton dulu baru diangkat ke atas, itu akan menyelesaikan persoalan, karena sudah beberapa kali saya mengatasi permasalahan semacam itu,” tandas Haryanto.

Pada kesempatan tersebut, Haryanto juga didampingi Asisten 2 Sekda Pati Pujo Winarno, Kalakhar BPBD Pati Martinus Budi Prasetya, Kasatpol PP Pati Sugiyono, Camat Margoyoso Agus Purwanto, Kepala Desa Bulumanis Kidul dan Sekarjalak, serta perwakilan dari Dinsos, DPUTR, dan Kemensos.

(po1/PO/MK)