
Cakranusantara.net, Pati || Peran guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dinilai tidak sebatas mengajarkan huruf dan angka, tetapi juga membentuk karakter, keberanian, kemampuan bersosialisasi, serta kepercayaan diri anak sejak dini. Hal tersebut ditegaskan Bunda PAUD Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra, dalam peringatan HUT ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Pati di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Sabtu (17/10/2026).
Dwi menyampaikan, pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membangun fondasi tumbuh kembang anak. Melalui pendampingan yang tepat, guru PAUD membantu anak mengenal lingkungan, belajar berinteraksi, serta menumbuhkan rasa percaya diri.
“Ada satu hal yang selalu membuat saya bangga ketika berbicara tentang guru PAUD. Bukan hanya mengajarkan anak mengenal huruf, angka, warna, atau bentuk. Lebih dari itu, guru membantu anak-anak belajar mengenal dunianya, bersosialisasi, berbagi, membangun keberanian, dan menumbuhkan rasa percaya diri,” ujar Dwi.
Menurutnya, setiap proses pendampingan pada masa usia dini memiliki arti penting bagi pembentukan karakter dan kesiapan anak menghadapi masa depan. Kesabaran serta dedikasi para pendidik menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.
“Setiap kesabaran yang diberikan dalam mendampingi anak-anak akan menjadi bagian dari bekal mereka untuk meraih masa depan,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dwi juga berharap HIMPAUDI Kabupaten Pati semakin solid dan berperan aktif dalam memperjuangkan kepentingan para pendidik. Organisasi tersebut diharapkan menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, meningkatkan kapasitas diri, serta menyalurkan aspirasi para anggotanya.
Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini membutuhkan sinergi antara organisasi pendidik, pemerintah daerah, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat.
“Mari kita bangun sinergi antara HIMPAUDI, pemerintah daerah, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat. Pendidikan anak usia dini tidak bisa berjalan sendiri. Anak-anak membutuhkan guru yang berdedikasi, orang tua yang mendukung, lingkungan yang aman, serta kebijakan yang berpihak pada tumbuh kembang mereka,” tegas Dwi.
Dwi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, ramah anak, dan menyenangkan. Dengan demikian, setiap anak di Kabupaten Pati diharapkan memperoleh kesempatan belajar yang adil tanpa dibatasi latar belakang keluarga.
“Jangan pernah meremehkan peran guru PAUD. Dari tangan dan hati para pendidik, insyaallah akan tumbuh generasi yang membawa Kabupaten Pati menjadi lebih maju. Tetaplah bersemangat dalam pengabdian,” pesannya.
Peringatan HUT ke-21 HIMPAUDI Kabupaten Pati tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian para pendidik sekaligus mendorong kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini.
Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan pengurus HIMPAUDI tingkat Provinsi Jawa Tengah, perwakilan DPRD Kabupaten Pati, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, serta Bunda PAUD kecamatan se-Kabupaten Pati. Para guru PAUD dari berbagai wilayah di Kabupaten Pati juga mengikuti kegiatan tersebut.







Komentar