oleh

Lapas Pati Terima 200 Alat Tes Urine, Perkuat Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkoba

Cakranusantara.net, Pati || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba dengan menerima 200 alat tes urine dari bagian Barang Milik Negara (BMN). Bantuan dari pusat tersebut disiapkan untuk mendukung pemeriksaan kesehatan sekaligus deteksi dini potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Penyerahan ratusan alat tes urine kepada petugas perawatan Lapas Pati ini menjadi bagian dari penguatan sarana pendukung pengawasan dan pelayanan kesehatan bagi warga binaan. Ketersediaan alat pemeriksaan tersebut diharapkan mampu menunjang pelaksanaan tes urine secara lebih optimal, terukur, dan berkelanjutan.

Langkah ini sekaligus memperkuat kesiapan Lapas Pati dalam mengantisipasi potensi penyalahgunaan narkoba. Pemeriksaan urine menjadi salah satu upaya deteksi dini yang dapat mendukung pengawasan internal serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.

Selain memperkuat sarana pemeriksaan, penyerahan tersebut mencerminkan pentingnya koordinasi antarbagian dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Dukungan fasilitas yang memadai diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus mendorong pelaksanaan tugas secara profesional dan berintegritas.

Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, menegaskan bahwa ketersediaan sarana pemeriksaan merupakan bagian penting dalam mendukung deteksi dini dan menjaga keamanan lingkungan lapas.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba melalui pengawasan yang konsisten serta dukungan sarana yang memadai. Harapannya, langkah ini dapat mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan bersih dari narkoba, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui proses pembinaan yang lebih baik,” tegas Suprihadi.

Dengan dukungan 200 alat tes urine tersebut, Lapas Kelas IIB Pati berharap upaya pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat semakin optimal. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba serta mendukung pembinaan warga binaan secara berkelanjutan.

Komentar

Tinggalkan Balasan