
Cakranusantara.net, Pati || Prestasi Akademi Persib Pati yang sukses menjuarai IFC U-17 di Bali mendapat apresiasi dari Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Namun, gelar juara tersebut bukanlah akhir perjalanan. Chandra menantang para pemain muda itu untuk terus meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing di level nasional hingga internasional.
Pesan tersebut disampaikan Chandra saat menerima kunjungan Akademi Persib Pati di Ruang Pringgitan Kabupaten Pati, Senin (12/10/2026). Ia menegaskan, capaian juara harus menjadi pemacu semangat untuk berlatih lebih keras dan membidik prestasi yang lebih tinggi.
“Kesempatan pasti ada, tetapi dengan berlatih secara intensif, barulah kita punya peluang menuju yang lebih baik,” tegas Chandra.
Menurutnya, usia muda merupakan masa emas untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi. Karena itu, para pemain diminta tidak cepat berpuas diri setelah meraih gelar juara.
“Tidak ada prestasi yang diraih dengan mudah tanpa latihan. Terus berlatih, jangan sampai semangatnya kendor. Kalian masih punya kesempatan besar untuk berkembang,” ujarnya.
Selain menekankan pentingnya latihan, Chandra mengingatkan para pemain agar tidak mengabaikan pendidikan. Kemampuan bermain sepak bola harus berjalan beriringan dengan prestasi akademik sebagai bekal menghadapi masa depan.
“Jangan hanya fokus pada sepak bola, sekolah juga harus diperhatikan. Kalian harus menjadi pemain yang cerdas, baik di lapangan maupun di sekolah. Kurangi waktu bermain game dan gunakan untuk latihan fisik,” pesannya.
Pemkab Pati Siapkan Dukungan Pembinaan Olahraga
Chandra juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Pati untuk mendukung perkembangan olahraga, termasuk pembinaan atlet usia muda. Sejumlah agenda olahraga dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026, meliputi sepak bola, futsal, tenis, dan voli.
Pemkab Pati juga merencanakan penambahan dua agenda olahraga pada tahun depan yang akan diselenggarakan setiap enam bulan.
“Kita ingin olahraga di Pati terus berkembang. Pembinaan harus berjalan, kompetisi harus ada, dan pemain muda harus memperoleh ruang untuk menunjukkan kemampuannya,” kata Chandra.
Ia berharap klub-klub sepak bola di Kabupaten Pati semakin dikenal luas melalui promosi di media sosial. Menurutnya, pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan berbagai pihak menjadi faktor penting untuk mendorong klub lokal bersaing di level yang lebih tinggi.
“Lebih membanggakan jika pemain tumbuh dan berkembang dari bawah hingga mampu membela tim nasional. Saya berharap suatu saat klub-klub Pati bisa go international dan pemainnya menjadi bagian dari tim nasional Indonesia,” ungkapnya.
Akademi Persib Pati Didorong Naik Kelas
Chandra berharap Akademi Persib Pati mampu mempertahankan prestasi dan melanjutkan kiprahnya dengan mengikuti kompetisi yang lebih tinggi. Keberhasilan menjuarai IFC U-17 di Bali diharapkan menjadi pijakan untuk menghadapi tantangan berikutnya.
Ia bahkan menyampaikan harapan agar tim tersebut mengundangnya menyaksikan pertandingan final ajang ASEAN di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta.
Kunjungan Akademi Persib Pati tersebut menjadi momentum penyampaian capaian juara IFC U-17 di Bali sekaligus memperkuat harapan terhadap dukungan Pemerintah Kabupaten Pati dalam pembinaan olahraga usia muda.
Dengan pembinaan yang konsisten, kompetisi yang berjenjang, serta dukungan pemerintah dan masyarakat, para pemain muda Pati diharapkan mampu berkembang menjadi pesepak bola berprestasi dan membuka peluang untuk memperkuat tim nasional Indonesia.







Komentar