
Cakranusantara.net, Pati || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati kembali menggelar pelatihan Tari Gambyong Part II bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) wanita melalui peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan yang bertugas di bagian pembinaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian untuk mengasah kreativitas, mengembangkan potensi diri, sekaligus menanamkan kecintaan terhadap seni dan budaya tradisional Jawa.
Dalam pelatihan lanjutan tersebut, para WBP wanita berlatih mulai dari gerakan dasar hingga rangkaian gerakan Tari Gambyong dengan pendampingan peserta MagangHub. Latihan dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan keluwesan gerak, konsentrasi, kedisiplinan, serta kepercayaan diri para peserta.
Tak sekadar menjadi aktivitas seni, pelatihan ini juga menghadirkan ruang positif bagi warga binaan untuk menyalurkan kreativitas dan mengisi waktu dengan kegiatan produktif. Suasana latihan yang interaktif turut mendorong kebersamaan dan membangun semangat para peserta dalam mengikuti proses pembinaan.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Pati, Suprihadi, menegaskan bahwa pembinaan melalui seni dan budaya memiliki peran penting dalam membentuk karakter warga binaan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga pada pengembangan sikap dan potensi positif.
“Kami berharap kegiatan pelatihan Tari Gambyong ini tidak hanya menjadi sarana untuk mengenal dan melestarikan budaya daerah, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa percaya diri, kedisiplinan, dan semangat warga binaan untuk terus mengembangkan potensi positif selama menjalani masa pembinaan,” ungkap Suprihadi.
Melalui pelatihan Tari Gambyong Part II ini, Lapas Kelas IIB Pati terus mendorong pelaksanaan pembinaan yang positif, humanis, dan berkelanjutan. Pengembangan kreativitas melalui seni tradisional diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk membangun kepribadian yang lebih baik dan mempersiapkan diri kembali beradaptasi di tengah masyarakat.







Komentar