
Cakranusantara.net, Pati || Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra memperkuat potensi penciptaan lapangan kerja melalui pengawalan komitmen investasi senilai Rp12,6 triliun dari delapan perusahaan. Investasi yang direncanakan pada 2027 tersebut diharapkan membuka peluang kerja baru, memperluas kesempatan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pati.
Upaya tersebut mengantarkan Chandra meraih penghargaan kategori Investasi dan Penciptaan Lapangan Kerja dalam ajang detikJateng-Jogja Awards 2026 yang digelar di Nusantara Ballroom, KEK Industropolis, Batang, Jawa Tengah, Jumat (23/10/2026).
Chandra menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya berupaya mendatangkan investor, tetapi juga mengawal agar komitmen investasi dapat direalisasikan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal.
“Investasi akan terus kami kawal, tidak hanya sekadar Letter of Intent (LoI) ataupun nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Tentunya, investasi ini diharapkan dapat membuka ribuan lapangan kerja bagi masyarakat Kabupaten Pati,” ujar Chandra seusai menerima penghargaan.
Komitmen investasi tersebut diperoleh melalui Pati Business Forum 2026. Delapan perusahaan menyatakan minat investasi dengan nilai total Rp12,6 triliun untuk 2027. Peluang ini menjadi salah satu modal bagi Kabupaten Pati untuk memperluas kegiatan industri, mendorong pertumbuhan usaha, dan meningkatkan kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor.
Agar peluang tersebut berdampak nyata, Pemerintah Kabupaten Pati melakukan fasilitasi komunikasi dengan investor, mendorong kemudahan perizinan, serta menjajaki pengembangan sektor industri dan potensi unggulan daerah.
Langkah tersebut juga membuka ruang bagi masyarakat untuk mempersiapkan keterampilan sesuai kebutuhan industri. Sinergi antara pemerintah, investor, dunia usaha, dan tenaga kerja menjadi penting agar peluang kerja yang tercipta dapat diakses oleh masyarakat setempat.
“Kami berharap masuknya investasi di Kabupaten Pati juga mendukung perekonomian daerah agar semakin maju,” kata Chandra.
Penghargaan kategori Investasi dan Penciptaan Lapangan Kerja diberikan atas upaya Chandra mendorong investasi melalui fasilitasi investor, dukungan perizinan, serta pengembangan peluang usaha di Kabupaten Pati.
Ajang detikJateng-Jogja Awards 2026 mengusung tema Jawa Tengah Gerbang Investasi Indonesia: Sinergi Pemerintah, Investor, dan Kawasan Industri Menuju Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan. Kegiatan ini turut menghadirkan Forum Investasi Jawa Tengah yang membahas potensi serta peluang investasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, Wakil Ketua II Tim Pelaksana Dewan KEK Budi Santoso hadir mewakili Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Drajad Hari Wibowo. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjadi pembicara, sedangkan Kapolda Jawa Tengah Roy Hardi Siahaan hadir sebagai narasumber tamu.
Sebagai gambaran potensi ekonomi regional, realisasi investasi di Jawa Tengah sepanjang 2025 mencapai Rp88,50 triliun, meningkat 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penyerapan sekitar 326 ribu tenaga kerja.
Capaian tersebut menunjukkan peran investasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperluas kesempatan kerja. Bagi Kabupaten Pati, tantangan selanjutnya adalah memastikan komitmen investasi Rp12,6 triliun dapat berlanjut ke tahap realisasi, sehingga peluang kerja yang diharapkan benar-benar terbuka dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Gelaran penghargaan tersebut dihadiri unsur pemerintah, pengelola kawasan ekonomi khusus, kepolisian, serta pemangku kepentingan di bidang investasi dan industri.
